Navigasi Bisnis Terpercaya

Senin 22 Januari 2018

Laporan Khusus


  • PRESIDEN DIREKTUR PT BANK NUSANTARA PARAHYANGAN, HIDEKI NAKAMURA : “Kami akan Beri Nilai Lebih”

    PRESIDEN DIREKTUR PT BANK NUSANTARA PARAHYANGAN, HIDEKI NAKAMURA : “Kami akan Beri Nilai Lebih”

    Jum'at, 19 Januari 2018 - 02:00 WIB

    BANDUNG – Pada 18 Januari 1972, Bank Pasar Karya Parahyangan beroperasi. Sejak saat itu, entitas perbankan yang dahulu banyak berperan menyangga aktivitas bisnis ritel, kini menjelma sebagai bank berbasis lokal di Bandung dengan jangkauan luas, mencakup Jawa dan Bali. Untuk lebih jauh menyingkap strategi perusahaan, Tim Bisnis Indonesia berkesempatan mewawancarai Presiden Direktur PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. Hideki Nakamura. Berikut kutipannya:

  • --- : Memendam Rasa Penasaran & Kagum Sejak Lama kepada Indonesia

    --- : Memendam Rasa Penasaran & Kagum Sejak Lama kepada Indonesia

    Jum'at, 19 Januari 2018 - 02:00 WIB

    Rasa penasaran Hideki Nakamura kepada kebudayaan bangsa lain, membawanya berkiprah di Indonesia. Negeri yang dulu hanya dikenalnya sebagai jajaran pulau di dunia bagian selatan, kini merupakan tempatnya meniti karir sebagai bankir.

  • INTANGIBLE CAPITAL : Memacu Aset yang Tak Tampak

    INTANGIBLE CAPITAL : Memacu Aset yang Tak Tampak

    Kamis, 18 Januari 2018 - 02:00 WIB

    Perdagangan terbuka yang diikuti dengan inovasi teknologi memberikan kemudahan pendistribusian produk lintas batas. Dalam kondisi inilah, kontribusi modal tak berwujud atau intangible capital menjadi penentu nasib sebuah industri dalam rantai pasok global.n

  • Kala Perbankan Berat Akui Aset Tak Berwujud sebagai Jaminan

    Kala Perbankan Berat Akui Aset Tak Berwujud sebagai Jaminan

    Kamis, 18 Januari 2018 - 02:00 WIB

    Aset tak berwujud alias intangible asset kian memainkan peran penting pada era digital. Barang ini terbukti mampu mengerek valuasi perusahaan. Saat ini, tren valuasi perusahaan tidak hanya diukur berdasarkan besaran aset, tetapi juga populer perusahaan.

  • KETUA ASOSIASI E-COMMERCE INDONESIA (IDEA), AULIA E MARINTO : “Labanya Bukan Hari Ini!”

    KETUA ASOSIASI E-COMMERCE INDONESIA (IDEA), AULIA E MARINTO : “Labanya Bukan Hari Ini!”

    Rabu, 17 Januari 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA Industri digital digadang-gadang menjadi salah satu tulang punggung baru ekonomi nasional pada masa mendatang. Dari sekian banyak jenis potensi ekonomi digital, belanja daring (e-commerce) menjadi salah satu lini yang tumbuh sangat pesat selama beberapa tahun terakhir. Untuk mengetahui perkembangan sektor e-commerce, Bisnis mewawancarai Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Aulia E Marinto. Berikut petikannya:

  • Menggebrak Pasar Daring dengan Produk Asli Indonesia Berkualitas

    Menggebrak Pasar Daring dengan Produk Asli Indonesia Berkualitas

    Rabu, 17 Januari 2018 - 02:00 WIB

    Perkembangan konsumsi masyarakat yang kuat memang menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Namun, tanpa upaya ekstra dari sisi produksi dan pemasaran, Indonesia berpotensi hanya gigit jari menghadapi kerasnya persaingan di industri dagang elektronik atau e-commerce pada masa mendatang.

  • DUGAAN INVESTASI MANGKRAK : Membenahi Benang Kusut Birokrasi

    DUGAAN INVESTASI MANGKRAK : Membenahi Benang Kusut Birokrasi

    Selasa, 16 Januari 2018 - 02:00 WIB

    Ada kabar yang berhembus dari kawasan Lapangan Banteng pada awal tahun ini. Pemerintah mengidentifikasi sebanyak 190 proyek dari 20102017 dalam pipeline yang masih tertahan realisasi investasinya. Mereka menyebut proyek sekitar Rp1.000 triliun itu mangkrak.

  • Jangan Berharap Ada Perubahan dalam Tahun Politik

    Jangan Berharap Ada Perubahan dalam Tahun Politik

    Selasa, 16 Januari 2018 - 02:00 WIB

    Meningkatkan investasi dalam negeri menjadi salah satu ambisi pemerintah. Pembenahan pun dilakukan baik dari sisi aturan maupun pembangunan infrastruktur. Dari sisi aturan, Pemerintahan Jokowi-JK telah mengeluarkan banyak paket kebijakan yang diharapkan dapat mengurai mempermudah aliran investasi.

  • PT NAVYA RETAIL INDONESIA : Prinsip 5P Ala Navya Retail Indonesia

    PT NAVYA RETAIL INDONESIA : Prinsip 5P Ala Navya Retail Indonesia

    Senin, 15 Januari 2018 - 02:00 WIB

    Pelemahan daya beli tidak menghalangi rencana PT Navya Retail Indonesia untuk terus ekspansi. Perseroan mematok target pertumbuhan penjualan hingga 6% pada 2018 karena melihat masih ada peluang pada sektor ritel khususnya pada produk-produk yang memiliki sekmentasi yang jelas.

  • CEO PT NAVYA RETAIL INDONESIA, BENJAMIN HANDRADJASA : “Membangun Pengalaman Pelanggan yang Berkesan”

    CEO PT NAVYA RETAIL INDONESIA, BENJAMIN HANDRADJASA : “Membangun Pengalaman Pelanggan yang Berkesan”

    Senin, 15 Januari 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA — Kinerja PT Navya Retail Indonesia (Navya) mampu mencuri perhatian di tengah kelesuan ekonomi yang menjalar ke sektor ritel. Pasalnya, belum genap setahun, Navya telah memiliki 41 toko yang menjual berbagai produk dari banyak brand kenamaan. Perkembangan Navya tidak lepas dari sentuhan tangan dingin CEO Navya, Benjamin Handradjasa. Berikut petikan wawancara Bisnis dengan Benjamin Handradjasa:

Load More