Kamis, 24 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

Selain emas, investasi apa yang menarik saat ini?

Editor   -   Kamis, 25 Agustus 2011, 21:26 WIB

BERITA TERKAIT

 

Semua investasi mengandung risiko termasuk emas yang pekan ini menyentuh rekor tertinggi di atas US$1.900 per ounce dan kemudian turun tajam. Lalu, apa pilihan investasi lain yang tetap menguntungkan saat ini?
 
Di tengah tingginya volatilitas harga emas, investor seharusnya bisa memburu alternatif lain dalam berinvestasi. Properti adalah pilihan konservatif yang menguntungkan karena pertumbuhannya yang dinilai bagus dan didukung bunga rendah.
 
"Semua investasi tetap mengandung resiko, nah tergantung masing-masing individu bagaimana mengendalikan resikonya," kata Ariston Tjandra, Kepala Riset Monex Investindo. Dia menilai memilih investasi properti adalah alternatif yang bagus selain emas dan saham.  
 
Hal tersebut didukung kebijakan pemerintah Indonesia yang tidak menaikkan bunga sehingga membantu pertumbuhan properti Tanah Air. Bahkan, properti yang menarik bukan hanya yang di kota besar. "Perumahan kan sekarang tumbuh di kota kecil dan satelit," ujarnya kepada Bisnis, Kamis malam, 25 Agustus 2011.
 
"Aktivitas investasi di sektor properti meningkat secara perlahan sepanjang tahun ini. Secara global Asia Pasifik masih menjadi pemimpin dalam pertumbuhan ekonomi. Pada tahun ini diperkirakan volume investasi properti di Asia Pasifik sebanyak 430,0% dibandingkan Amerika 134,8% dan Eropa 202,4%," kata Sigrid Zialcita, Managing Director Research Asia Pacific Cushman & Wakefield beberapa waktu lalu.
 
Selain properti, Ariston menyebutkan bahwa mata uang safe haven seperti yen juga memiliki daya tarik. Menurutnya yen biasanya digunakan sebagai alat pembiayaan investasi. 
 
"Investor meminjam dana yen yang berbunga rendah sekali untuk diinvestasikan ke instrumen invetasi yang imbal hasilnya lebih besar," katanya.
 
Sementara itu para analis menilai kenaikan harga emas kali ini karena kekhawatiran investor global atas melambatnya perekonomian dunia, ancaman krisis utang eropa, dan gejolak penurunan peringkat utang AS oleh Standard & Poor beberapa waktu lalu.  
 
Investor berupaya melindungi kekayaannya dari pelemahan di pasar saham dan instrumen finansial berisiko tinggi lainnya dengan memburu aset safe haven. (sut)
 

Source : M. Taufikul Basari

Editor : Sutarno

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.