Navigasi Bisnis Terpercaya

Selasa 24 Januari 2017

HARIAN BISNIS INDONESIA: Berita-Berita Market Edisi Kamis 2 Mei 2013

Redaksi Kamis, 02/05/2013 05:16 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 02 Mei 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi www.epaper.bisnis.com.

Seksi Market

Hal 13

KINERJA EMITEN TELEKOMUNIKASI ; Menara Berjaya, Operator Merana

Nyaris persis situasi tahun lalu, pertumbuhan omzet emiten operator telekomunikasi per kuartal I/2013 tertahan di bawah 10%, jauh di bawah capaian emiten menara yang terbang hingga 100%.

Hal 14

INSTRUMEN INVESTASI ; IHSG Menghijau, RD Saham Melejit

Sepanjang Januari—April 2013, imbal hasil reksa dana saham mencapai 17,3% atau melampaui return indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 16,4%.

HAL 15

RISET EMITEN : Menakar Isi Tiga Pilar

Dalam 2 dekade terakhir, usaha mikro yang mula nya hanya menjajakan bihun jagung cap Cangak Ular ini mulai diperhitungkan. Bagaimana prospek nya?

HAL 16

SIMPANAN HAJI : Dana Talangan Kurang Diminati

Produk dana talangan haji dikhawatirkan tidak menarik lagi bagi masyarakat karena sejumlah bank mengubah skema pembiayaan sesuai dengan aturan Menteri Agama tentang bank penerima setoran BPIH.

HAL 17

DIVERSIFIKASI USAHA : Multifinance Lirik Pembiayaan Emas

Pelaku industri multifinance melirik pembiayaan emas sebagai bagian dari lini bisnis pembiayaan konsumen, karena pangsa pasar yang besar dan tingginya minat masyarakat terhadap komoditas tersebut.

HAL 18

PRODUK UNIT LINKED : Nasabah Premium Jadi Rebutan

Selain kepemilikan dana yang besar, tingkat pemahaman nasabah premium terhadap risiko investasi juga menjadi alasan utama pelaku industri asuransi untuk membidik segmen tersebut dalam memasarkan produk unit linked.

HAL 19-23

TABEL BURSA

HAL 24

VALUTA ASING : Pembelian US$ Diperketat

Bank sentral memperketat pembelian valuta asing dengan mewajibkan pedagang valuta asing menyertakan underlying ketika membeli valas di bank.

More From Makro Ekonomi

  • OJK Rancang Instrumen Investasi Baru

    07:28 WIB

    Besarnya kebutuhan dana untuk mendorong pembangunan infrastruktur nasional mendorong Otoritas Jasa Keuangan menyusun produk investasi khusus yang diterbitkan oleh manajer investasi untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur publik.

  • Beban Emiten Properti Berpotensi Naik

    07:14 WIB

    Wacana pemerintah menerapkan kebijakan pajak progresif untuk objek lahan diperkirakan dapat mengerek beban emiten properti. Emiten menilai, penerapan pajak progresif bakal membuat biaya pengembangan menjadi lebih tinggi sehingga mengerek harga jual.

  • Reksa Dana Terproteksi Kian Seksi

    07:06 WIB

    Reksa dana terproteksi diproyeksi semakin menarik seiring dengan lampu hijau penggunaan surat utang jangka pendek (medium term notes/MTN) sebagai aset dasar produk investasi tersebut.

  • Jurus Menceker & Mematuk Cuan

    06:58 WIB

    Tahun Monyet Api segera berlalu dan berganti menjadi tahun Ayam Api. Kendati bisnis yang bakal diuntungkan tidak akan jauh berbeda, tetapi ayam merupakan elemen logam sehingga kewaspadaan juga harus ditingkatkan. Pasalnya, elemen logam dan api sering kali tidak harmonis.

News Feed

  • Mengejar Target 392 Kilometer

    Selasa, 24 Januari 2017 - 09:52 WIB

    Tahun lalu, realisasi pengoperasian jalan tol baru tergolong sangat rendah. Dari 136 kilometer jalan tol yang ditargetkan beroperasi, hanya sepanjang 44 kilometer yang terealisasi atau 32%. Itu pun semuanya berasal dari jalan tol yang dibangun swasta.

  • Infrastruktur Jadi Kunci

    Selasa, 24 Januari 2017 - 09:44 WIB

    Produsen semen berusaha menekan selisih harga lewat pembangunan pabrik-pabrik pengepakan baru. Namun, wacana semen satu harga hanya bisa terealisasi lewat pembangunan infrastruktur

  • Penjualan Turun 0,3%

    Selasa, 24 Januari 2017 - 09:34 WIB

    Penurunan pasar sepeda motor di dalam negeri menekan capaian di level regional. Penjualan roda dua di Asean sepanjang JanuariNovember 2016 menurun 0,3%.

  • Pelat Merah Turut Berkontribusi

    Selasa, 24 Januari 2017 - 09:25 WIB

    Sejumlah perusahaan pelat merah yang menjalankan bisnis logistik digandeng pemerintah untuk ikut mengembangkan sentra-sentra kelautan dan perikanan terpadu atau SKPT yang akan dibangun di 12 pulau terluar tahun ini.

  • Investasi Makin Tak Menarik

    Selasa, 24 Januari 2017 - 09:14 WIB

    Tarif listrik berbasis energi baru dan terbarukan di Tanah Air bakal turun signifikan setelah pemerintah dalam waktu dekat menetapkan harga listrik energi hijau itu maksimal 85% dari biaya pokok produksi atau BPP listrik regional PLN.

Load More