Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 28 Agustus 2016

HARIAN BISNIS INDONESIA: Berita-Berita Market Edisi Kamis 2 Mei 2013

Redaksi Kamis, 02/05/2013 05:16 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 02 Mei 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi www.epaper.bisnis.com.

Seksi Market

Hal 13

KINERJA EMITEN TELEKOMUNIKASI ; Menara Berjaya, Operator Merana

Nyaris persis situasi tahun lalu, pertumbuhan omzet emiten operator telekomunikasi per kuartal I/2013 tertahan di bawah 10%, jauh di bawah capaian emiten menara yang terbang hingga 100%.

Hal 14

INSTRUMEN INVESTASI ; IHSG Menghijau, RD Saham Melejit

Sepanjang Januari—April 2013, imbal hasil reksa dana saham mencapai 17,3% atau melampaui return indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 16,4%.

HAL 15

RISET EMITEN : Menakar Isi Tiga Pilar

Dalam 2 dekade terakhir, usaha mikro yang mula nya hanya menjajakan bihun jagung cap Cangak Ular ini mulai diperhitungkan. Bagaimana prospek nya?

HAL 16

SIMPANAN HAJI : Dana Talangan Kurang Diminati

Produk dana talangan haji dikhawatirkan tidak menarik lagi bagi masyarakat karena sejumlah bank mengubah skema pembiayaan sesuai dengan aturan Menteri Agama tentang bank penerima setoran BPIH.

HAL 17

DIVERSIFIKASI USAHA : Multifinance Lirik Pembiayaan Emas

Pelaku industri multifinance melirik pembiayaan emas sebagai bagian dari lini bisnis pembiayaan konsumen, karena pangsa pasar yang besar dan tingginya minat masyarakat terhadap komoditas tersebut.

HAL 18

PRODUK UNIT LINKED : Nasabah Premium Jadi Rebutan

Selain kepemilikan dana yang besar, tingkat pemahaman nasabah premium terhadap risiko investasi juga menjadi alasan utama pelaku industri asuransi untuk membidik segmen tersebut dalam memasarkan produk unit linked.

HAL 19-23

TABEL BURSA

HAL 24

VALUTA ASING : Pembelian US$ Diperketat

Bank sentral memperketat pembelian valuta asing dengan mewajibkan pedagang valuta asing menyertakan underlying ketika membeli valas di bank.

More From Makro Ekonomi

  • 34 BUMN Masuk 6 Holding

    06:42 WIB

    Sebanyak 34 BUMN disiapkan oleh pemerintah untuk masuk ke dalam 6 investment holding sektor bank, energi, tambang, jalan tol dan konstruksi, perumahan serta pangan yang bakal dibentuk pada 2016

  • MEDC Turunkan Target Dana

    06:41 WIB

    Emiten minyak dan gas milik Arifin Panigoro, PT Medco Energi Internasional Tbk., menurunkan target peroleh an dana rights issue dari Rp4,65 triliun menjadi Rp1,94 triliun

  • Sektor Properti Bisa Kehilangan Momentum

    06:03 WIB

    Sejumlah kalangan menilai pelaku usaha di sektor properti bisa kehilangan momentum pasar jika penerbitan regulasi yang komprehensif terkait dana investasi real estate (DIRE) mandek

  • Saham Seri A Dipertahankan

    06:03 WIB

    Pemerintah berencana mempertahankan saham seri A atau saham dwiwarna di BUMN yang akan bergabung dalam holding, untuk mempertahankan hak istimewa pemerintah

News Feed

  • Kompromi Kecil Susi

    Sabtu, 27 Agustus 2016 - 10:38 WIB

    Seturut terbitnya Inpres No. 7/2016, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengubah aturan frekuensi masuk kapal pengangkut ikan hidup bendera asing dari enam kali dalam setahun menjadi 12 kali

  • Menkeu: Inflasi Rendah Bukan Prestasi

    Sabtu, 27 Agustus 2016 - 10:04 WIB

    Pemerintah tidak sepenuhnya melihat capaian tingkat inflasi yang rendah saat ini sebagai suatu prestasi. Kondisi ini diharapkan dapat terus dijaga untuk kestabilan perekonomian nasional.

  • Pertumbuhan Bisa Dua Digit

    Sabtu, 27 Agustus 2016 - 09:11 WIB

    Pertumbuhan kredit konsumer perbankan sampai akhir semester II/2016 diprediksi mampu tembus dua digit seiring mulai menggeliatnya perekonomian nasional

  • Berharap Berkah Koreksi Harga Gandum

    Sabtu, 27 Agustus 2016 - 09:02 WIB

    Penurunan harga gandum impor membawa angin segar bagi kelompok perusahaan consumer goods sehingga berpotensi menggemukkan profitabilitas

  • Pemda Diminta Pangkas BPHTB Rumah Murah

    Sabtu, 27 Agustus 2016 - 08:13 WIB

    Kalangan pengembang meminta pemerintah daerah melonggarkan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB untuk pembelian rumah bersubsidi

Load More