Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 26 Februari 2017

Pandangan Ekonomi Capres 2014

Editor Jum'at, 31/05/2013 07:04 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA -- Pemilihan presiden masih sekitar 1,5 tahun lagi tetapi perhatian terhadap hal ini sudah sangat
besar dari pelaku serta analis ekonomi dalam dan luar negeri.Mereka pada umumnya bertanya apa yang  menjadi pandangan para Capres (Calon Presiden) me ngenai kebijakan ekonomi mereka.

Apakah akan terjadi perubahan signifikan dalam kebijakan ekonomi nan tinya dan bagai mana prospek ekonomi ke depan.

Dari survei yang dilakukan CSIS, Capres yang berada pada posisi atas adalah Joko Widodo, Megawati dan Prabowo. Kemudian disusul oleh Abu rizal Bakrie, Jusuf Kalla, Mahfud MD dan Hatta Rajasa.

Sedangkan Capres yang kemungkinan akan diorbitkan dalam konvensi Partai Demokrat antara lain adalah Dahlan Iskan,
Gita Wir ja wan, Pramono Edie dan Chaerul Tanjung.

Pandangan ekonomi Jokowi sangat menekankan pada mengangkat perekonomian dan kesejahteraan golongan bawah (melalui kesehatan dan pendidikan) dan menekankan pada pembangunan prasarana umum, seperti transportasi massal.
Pandangan ekonomi Megawati kita ketahui ketika ia menjadi Presiden.

Sekali pun pada dasarnya adalah nasionalisme ekonomi tetapi dalam prakteknya lebih pragmatis.

Tentu saja perhatian yang besar dibe rikan kepada peningkatan kesejahteraan wong cilik.

Pandangan ekonomi Prabowo adalah kental dengan semangat nasional isme, melihat ke dalam kepentingan nasional, dan cenderung antiasing.

Retorikanya adalah juga pada memperkuat peran petani.

Pandangan ekonomi Aburizal Bakrie sebagaimana kita ketahui dari platform Golkar adalah membangun negara kesejahteraan dalam jangka panjang, dengan mendorong pertumbuhan tinggi melalui kekuatan SDM dan tekno logi.

Perhatian juga diberikan pada pembangunan desa dan kewiraswastaan.

Jusuf Kalla memberikan penekanan pada kekuatan ekonomi nasi onal, pengusaha nasional, khususnya pribumi, dan pemerataan wilayah (khususnya kawasan timur).

Hatta Rajasa sebagaimana kiprahnya sebagai Menko Perekonomian jelas memberikan penekanan pada pertumbuhan
tinggi, mengurangi pengangguran dan kemiskinan secara drastis melalui kebijak an aktif pemerintah, serta mengintegrasikan perekonomian nasional melalui pembangunan koridor di daerah-daerah.

Pandangan ekonomi Mahfud be lum banyak kita ketahui, tetapi pada saat ia menjadi Ketua MK maka nuansa kepentingan
nasional sangat kuat. Tentu saja pemihakannya pada golongan bawah juga kuat.

Dahlan Iskan pandangan ekonominya kita ketahui terutama dalam perannya sebagai Menteri BUMN. Ia mengutamakan pada kekuatan ekonomi nasional dengan BUMN di depan serta mendorong perkembangan ekonomi golongan bawah.

Menarik untuk disimak Capres yang semakin banyak disebut yaitu Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Ketua KEN (Komite Ekonomi Nasional) Chaerul Tanjung.

KEKUATAN PRODUKSI

Gita Wirjawan semakin jelas pandangan ekonominya dengan me nye imbangkan kekuatan dalam negeri dan modal asing (serta impor). Ia semakin gencar mengarahkan pada kekuatan produksi dan distribusi dalam negeri, dengan sikap realistis terhadap investor asing yang harus tunduk pada aturan Indonesia.

Perhatiannya juga semakin kuat pada pemberdayaan pelaku ekonomi UMKM dalam menciptakan kesempatan kerja dan kebijakan aktif pemerintah dalam mengurangi kemiskinan.

Chaerul Tanjung melihat prospek perekonomian Indonesia yang baik dalam jangka panjang yang memberikan
peluang besar bagi ekonomi Indonesia untuk berkembang dan maju.

Dia juga menekankan pada mengatasi ketimpangan, dan pengurangan signifikan pengang guran dan kemiskinan
dengan kebijakan aktif pemerintah.

Melihat secara garis besar pandangan ekonomi para capres, tampaknya mereka mempunyai komitmen kuat bagi kelanjutan pembangunan dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dan peran serta yang lebih besar dari kekuatan ekonomi
nasional serta masyarakat luas.

Perbedaan mereka adalah pada penekanan dan pilihan kebijakan dan nantinya adalah kemampuan dalam implementasi.

 

Penulis: Umar Juoro

Peneliti senior Cides & Habibie Centre

More From Makro Ekonomi

  • Tren Cost of Fund Turun

    07:49 WIB

    Tren penurunan yield surat utang global yang terjadi saat ini dinilai menjadi momentum yang tepat untuk merilis surat utang berdenominasi valas. Penurunan yield tersebut akan berdampak pada penurunan biaya dana alias cost of fund emisi global bond.

  • Pendapatan Berulang Jadi Penopang

    07:35 WIB

    Sejumlah emiten properti berupaya menggenjot porsi pendapatan berulang sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pendapatan di tengah penjualan yang cenderung fluktuatif.

  • Asing Tak Gubris Polemik Freeport

    07:53 WIB

    Meski terjadi gesekan antara pemerintah dan Freeport McMoran, faktor politik dalam negeri dinilai lebih dominan menjadi sentimen negatif di mata investor asing dalam berinvestasi di pasar modal Tanah Air.

  • DMAS Jual Lahan 28 Hektare

    07:41 WIB

    Pengelola lahan industri di bawah Grup Sinarmas, PT Puradeltas Lestari Tbk., telah menjual 28 hektare lahan pada awal tahun ini sehingga target penjualan yang ditetapkan pada tahun ini kian realistis.

News Feed

  • Rasa dan Estetika Kudapan Sehat

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 14:22 WIB

    Beberapa tahun belakangan, semakin banyak kaum urban yang mengalihkan kebiasaan makan mereka ke diet sehat dari bahanbahan nabati organik atau yang lebih ngetren disebut sebagai metode clean eating.

  • Menikmati Fuji dari Kawaguchi

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 14:21 WIB

    Gunung Fuji atau Fujiyama merupakan salah satu simbol dan ikon Jepang, selain bunga Sakura.

  • Mengukir Waktu dari Jam Tangan Kayu

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 13:34 WIB

    Aplikasi kayu-kayuan kini tak lagi terbatas pada furnitur rumah tangga. Di tangan orang-orang kreatif, material kayu bisa dimodifikasi menjadi jam tangan unik dengan tetap memberikan kesan eksklusif.

  • Napas Romantis Busana Pengantin Retro

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 13:27 WIB

    Dari masa ke masa, busana pengantin bergaya internasional terus mengalami evolusi tren, mulai dari potongan yang megar dan penuh detail rumit ala putri negeri dongeng, hingga siluet press body nan simpel dan minim aksen.

  • Penularan Demam Kuning

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 12:50 WIB

    Nyamuk yang terinfeksi dapat menularkan virus dari manusia ke manusiaNyamuk boleh jadi merupakan salah satu musuh utama manusia di bidang kesehatan.

Load More