Navigasi Bisnis Terpercaya

Kamis 30 Maret 2017

BISNIS INDONESIA edisi cetak Selasa 24 September 2013 Seksi Utama

Reporter Selasa, 24/09/2013 05:18 WIB

Bisnis.com,  JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Selasa 24 September 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Utama

Hal 1.
PAJAK PROPERTI: Lebih dari 9.000 WP Kurang Bayar

Ditjen Pajak mengungkapkan jumlah wajib pajak (WP) sektor properti yang tidak membayar pajak dari nilai transaksi sebenarnya mencapai lebih dari 9.000 wajib pajak


PENYANGGA TANJUNG PRIOK: Pelabuhan Cilamaya Telan Rp23,9 Triliun

Kementerian Perhubungan mengisyaratkan segera membuka tender pembangunan tahap pertama Pelabuhan Cilamaya, Jawa Barat, senilai Rp23,9 triliun setelah semua proses persiap an awal rencana pembangunan pelabuhan itu selesai.


SUBSIDI BUMN: Klaim PLN Dikoreksi Rp6,78 Triliun

PT Perusahaan Lis trik Negara (Persero) menjadi BUMN penyalur subsidi dengan porsi koreksi terbesar, yakni Rp6,78 triliun atau setara 6,16% dari klaim yang diajukannya ke pemerintah untuk tahun anggaran 2012 sebesar Rp110,11 triliun.

Hal 2. OPINI: INDUSTRI OTOMOTIF: Mobil Murah yang Tidak Murah
Firdaus Cahyadi Knowledge Manager for Sustainable Development, OneWorld-Indonesia
Akhirnya produsen otomotif memproduksi mobil murah dan ramah lingkungan low cost green car (LCGC). Setidaknya sudah dua produsen otomotif yang meluncurkan mobil jenis LCGC. Pertanyaan berikutnya adalah benarkah mobil LCGC itu murah dan ramah lingkungan?

Hal 3.SUBSIDI BBM RAPBN 2014: Beban Pemerintahan Baru Bertambah
Pemerintah berencana mengalihkan sebagi an beban subsidi BBM tahun depan menjadi beban subsidi tahun berikutnya, atau ke pemerintah hasil Pemilu 2014.

Hal 4. KEBANGKITAN CHINA: Pasar Kian Optimistis
Kebangkitan ekonomi China kian terkonfirmasi setelah data manufaktur September di negara tersebut melonjak ke rekor tertinggi dalam 6 bulan, melebihi estimasi para analis.

Hal 5. KELUHAN KONSUMEN: Pengaduan Soal Perumahan Masuk 5 Besar
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan permasalahan yang menyangkut perumahan menjadi salah satu pengaduan terbesar selama ini.

Hal 6. GULA RAFINASI: BPK: Kuota Melebihi Kebutuhan
Audit pendahuluan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan fakta bahwa kebutuhan industri makanan dan minuman terhadap gula rafinasi tidak sebesar kuota yang diberikan pemerintah.

Hal 7. PENGEMBANGAN MIGAS BARU:8 Blok Shale Gas Siap Ditawarkan
Pemerintah berencana mempercepat pengembangan shale gas dengan menawar kan delapan wilayah kerja atau blok shale gas baru kepada perusahaan migas yang sudah melakukan studi bersama pemerintah.

Hal 8. LARANGAN INDEN RUMAH KEDUA: Pengembang di Malang Terpukul
Larangan inden beli rumah kedua di - pre diksikan akan memukul pengembang rumah me - ne ngah-mewah di Malang karena likuiditas me reka menjadi tidak lancar.

Hal 09. Iklan Prospektus Obligasi PT Jasa MArga

Hal 10. MILAN 1-2 NAPOLI:Patahkan kutukan San Siro
Napoli mengakhiri kutukan tak pernah menang di San Siro sejak 1986, seusai mempermalukan AC Milan dengan skor 2-1 pada giornata keempat Seri-A musim i

Hal 11. SENGKETA UTANG:PKPU Atas Bakrieland Kandas
Upaya Bank of New York Mellon cabang London dalam mengajukan permohonanpenundaan kewajiban pembayaranutang (PKPU) terhadap PT Bakrieland Development Tbk. kandas setelah Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak permohonantersebut.

Hal 12. SELEKSI HAKIM AGUNG: DPR Panggil Komisioner KY soal Percobaan Suap
Komisi III DPR memanggil komisioner Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh soal pengakuan percobaan suap pada seleksi calon hakim agung tahun 2012 yang melibatkan anggota Komisi III.

 

More From Makro Ekonomi

  • Ambisi Tito Lampaui Aset Perbankan

    13:34 WIB

    "Hidup itu harus ada target. Setelah tembus Rp6.000 triliun, kami harap market cap bisa melampaui aset perbankan," ucap Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, Kamis (23/3).

  • PPRO Garap Kertajati

    13:28 WIB

    PT PP Properti Tbk. melalui kerja sama dengan PT BIJB Aerocity Development akan mengembangkan kawasan bisnis seluas 300 hektare di kawasan Bandar Udara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

  • Bisnis Indonesia Edisi Cetak Senin, 27 Maret 2017 Seksi Market

    01:48 WIB

    Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Senin, 27 Maret 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

  • Berlomba Rilis Produk Anyar

    08:52 WIB

    Industri reksa dana yang bergairah membuat sejumlah manajer investasi percaya diri menerbitkan produk anyar. Sepanjang pekan ini saja, ada tiga produk reksa dana terbuka yang meluncur ke pasar

News Feed

  • Gubernur BI Siap Bersaksi

    Rabu, 29 Maret 2017 - 16:42 WIB

    Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardoo dijadwalkan hadir dalam persidangan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik, Kamis (30/3), dalam kapasitasnya sebagai saksi terhadap terdakwa Irman dan Sugoharto, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri.

  • Asia Paper Diberi Tenggat 45 Hari

    Rabu, 29 Maret 2017 - 14:05 WIB

    Masa penundaan kewajiban pembayaran utang PT Asia Paper Mills akhirnya disepakati selama 45 hari, jauh dari harapan perseroan selaku debitur, yang mengajukan perpanjangan waktu 180 hari.

  • RI Bersiap Hadapi AS

    Rabu, 29 Maret 2017 - 12:11 WIB

    Indonesia bersiap menghadapi tudingan dumping dan subsidi dari Amerika Serikat atas produk biodiesel Tanah Air, setelah sebelumnya Uni Eropa menyampaikan tuduhan serupa

  • “Koperasi Bisa Menjadi Kekuatan Dahsyat”

    Rabu, 29 Maret 2017 - 11:52 WIB

    Pemerintah sejak awal sepakat menjadikan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) sebagai salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi, dan berupaya terus menumbuhkan pelaku usahanya dengan berbagai kebijakan. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan UKM menjelaskan upaya yang selama ini dilakukan pemerintah untuk koperasi dan UKM. Berikut ini petikan wawancaranya.

  • KKP Bidik Pemilik Kapal Jumbo

    Rabu, 29 Maret 2017 - 10:02 WIB

    Kementerian Kelautan dan Perikanan membidik perusahaan-perusahaan yang menjadi pemilik 16.000 kapal perikanan di atas 30 gros ton lulus sertifikasi hak asasi manusia sebagai parameter penilaian perpanjangan izin usaha.

Load More