Navigasi Bisnis Terpercaya

Jum'at 30 September 2016

BISNIS INDONESIA edisi cetak Selasa 24 September 2013 Seksi Utama

Reporter Selasa, 24/09/2013 05:18 WIB

Bisnis.com,  JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Selasa 24 September 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Utama

Hal 1.
PAJAK PROPERTI: Lebih dari 9.000 WP Kurang Bayar

Ditjen Pajak mengungkapkan jumlah wajib pajak (WP) sektor properti yang tidak membayar pajak dari nilai transaksi sebenarnya mencapai lebih dari 9.000 wajib pajak


PENYANGGA TANJUNG PRIOK: Pelabuhan Cilamaya Telan Rp23,9 Triliun

Kementerian Perhubungan mengisyaratkan segera membuka tender pembangunan tahap pertama Pelabuhan Cilamaya, Jawa Barat, senilai Rp23,9 triliun setelah semua proses persiap an awal rencana pembangunan pelabuhan itu selesai.


SUBSIDI BUMN: Klaim PLN Dikoreksi Rp6,78 Triliun

PT Perusahaan Lis trik Negara (Persero) menjadi BUMN penyalur subsidi dengan porsi koreksi terbesar, yakni Rp6,78 triliun atau setara 6,16% dari klaim yang diajukannya ke pemerintah untuk tahun anggaran 2012 sebesar Rp110,11 triliun.

Hal 2. OPINI: INDUSTRI OTOMOTIF: Mobil Murah yang Tidak Murah
Firdaus Cahyadi Knowledge Manager for Sustainable Development, OneWorld-Indonesia
Akhirnya produsen otomotif memproduksi mobil murah dan ramah lingkungan low cost green car (LCGC). Setidaknya sudah dua produsen otomotif yang meluncurkan mobil jenis LCGC. Pertanyaan berikutnya adalah benarkah mobil LCGC itu murah dan ramah lingkungan?

Hal 3.SUBSIDI BBM RAPBN 2014: Beban Pemerintahan Baru Bertambah
Pemerintah berencana mengalihkan sebagi an beban subsidi BBM tahun depan menjadi beban subsidi tahun berikutnya, atau ke pemerintah hasil Pemilu 2014.

Hal 4. KEBANGKITAN CHINA: Pasar Kian Optimistis
Kebangkitan ekonomi China kian terkonfirmasi setelah data manufaktur September di negara tersebut melonjak ke rekor tertinggi dalam 6 bulan, melebihi estimasi para analis.

Hal 5. KELUHAN KONSUMEN: Pengaduan Soal Perumahan Masuk 5 Besar
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan permasalahan yang menyangkut perumahan menjadi salah satu pengaduan terbesar selama ini.

Hal 6. GULA RAFINASI: BPK: Kuota Melebihi Kebutuhan
Audit pendahuluan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan fakta bahwa kebutuhan industri makanan dan minuman terhadap gula rafinasi tidak sebesar kuota yang diberikan pemerintah.

Hal 7. PENGEMBANGAN MIGAS BARU:8 Blok Shale Gas Siap Ditawarkan
Pemerintah berencana mempercepat pengembangan shale gas dengan menawar kan delapan wilayah kerja atau blok shale gas baru kepada perusahaan migas yang sudah melakukan studi bersama pemerintah.

Hal 8. LARANGAN INDEN RUMAH KEDUA: Pengembang di Malang Terpukul
Larangan inden beli rumah kedua di - pre diksikan akan memukul pengembang rumah me - ne ngah-mewah di Malang karena likuiditas me reka menjadi tidak lancar.

Hal 09. Iklan Prospektus Obligasi PT Jasa MArga

Hal 10. MILAN 1-2 NAPOLI:Patahkan kutukan San Siro
Napoli mengakhiri kutukan tak pernah menang di San Siro sejak 1986, seusai mempermalukan AC Milan dengan skor 2-1 pada giornata keempat Seri-A musim i

Hal 11. SENGKETA UTANG:PKPU Atas Bakrieland Kandas
Upaya Bank of New York Mellon cabang London dalam mengajukan permohonanpenundaan kewajiban pembayaranutang (PKPU) terhadap PT Bakrieland Development Tbk. kandas setelah Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak permohonantersebut.

Hal 12. SELEKSI HAKIM AGUNG: DPR Panggil Komisioner KY soal Percobaan Suap
Komisi III DPR memanggil komisioner Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh soal pengakuan percobaan suap pada seleksi calon hakim agung tahun 2012 yang melibatkan anggota Komisi III.

 

More From Makro Ekonomi

  • Pefindo Cermati Sektor Properti & Komoditas

    10:17 WIB

    Prospek penjualan properti yang masih tertekan dan tantangan yang masih berat bagi sektor komoditas membuat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencermati prospek utang kedua sektor tersebut

  • Memaknai 1 Dekade ORI

    08:44 WIB

    Sudah 10 tahun pemerintah menerbitkan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) sebagai instrumen menarik untuk pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pamor ORI kian melambung bahkan menjadi incaran para investor pasar modal

  • Emiten Dibayangi La Nina

    08:31 WIB

    Mayoritas saham emiten sawit tumbuh positif sepanjang tahun berjalan. Namun, prospek kinerja perkebunan dibayangi oleh fenomena La Nina yang diproyeksi terjadi pada periode Oktober 2016 hingga Maret 2017

  • 2 Perusahaan Urung IPO

    11:01 WIB

    Dua korporasi mengurungkan rencananya untuk menggelar IPO saham. Mereka adalah PT Anugerah Berkah Madani Tbk. dan PT Megapower Makmur. Anugerah Berkah Madani malah sudah sampai tahap penawaran awal setelah mendapat pernyataan praefektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 15 Agustus 2016

News Feed

  • Menikmati Harmoni di Melbourne

    Jum'at, 30 September 2016 - 20:43 WIB

    Gerimis dalam dekapan suhu dingin 11 derajat celcius menusuk sendi tulang di pagi hari. Tullamarine International Airport, Melbourne sedang diguyur rinai hujan pertengahan September.

  • SUSNO DUADJI: KPPU Jangan Garuk Yang Tidak Gatal

    Jum'at, 30 September 2016 - 17:14 WIB

    ?KPPU jangan menggaruk yang tidak gatal,? ujar Ketua Komite Pemantau dan Pengawas Pertanian Indonesia Susno Duadji.\n\n

  • Kejagung Siap Sita Aset Supersemar

    Jum'at, 30 September 2016 - 13:20 WIB

    Kejaksaan Agung mengakui anggaran untuk mengeksekusi aset milik Yayasan Supersemar sudah disetujui Kementerian Keuangan, sehingga pelaksanaan eksekusi segera bisa dilakukan.

  • Perjanjian Marubeni-Sugar Group Diklaim Batal

    Jum'at, 30 September 2016 - 12:48 WIB

    PT Indolampung Perkasa, anak usaha Sugar Group Company, bersikukuh perjanjian pinjaman dengan Marubeni telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung sehingga tidak bisa dijadikan dasar permohonan restrukturisasi utang.

  • Menuju Sertifikasi Produk Halal

    Jum'at, 30 September 2016 - 12:35 WIB

    Kehadiran Undang-Undang No. 33/2014 Tentang Jaminan Produk Halal menandai era baru sertifikasi produk barang dan jasa di Tanah Air. Namun, pelaksanaannya tidak semulus yang diperkirakan.

Load More