Navigasi Bisnis Terpercaya

Kamis 30 Maret 2017

IFA Berlin 2016 Jadi Ajang Adu Tangguh Arloji Pintar

Redaksi Minggu, 11/09/2016 09:37 WIB
Samsud Gear S3 (kiri) dan Asun Zen Watch (kanan)

Acara pameran IFA 2016 yang diselenggarakan di Berlin pada 2-7 September lalu menjadi kesempatan buat berbagai pembuat arloji pintar untuk memamerkan produknya.

Dua di antaranya yang menarik perhatian adalah produk dari Samsung dan Asus. Samsung mengusung Gear S3, sedangkan Asus menjagokan Zenwatch 3. Bagaimana pertempuran dua vendor ini dari negara yang berbeda tersebut?

SAMSUNG GEAR S3

Dalam acara IFA 2016 ini Samsung memperkenalkan model terbaru arloji pintarnya, Samsung Gear S3. Ada dua model yang tersedia: Samsung Gear S3 Frontier yang lebih sporty dan Gear S3 Classic yang lebih konvensional.

Kedua model arloji pintar ini dilengkapi dengan layar 1,3 inci dengan bodi berukuran 46 mm, lebih besar daripada model sebelumnya yang memiliki layar 1,2 inci dan bodi 42 mm. Layar bulat kedua model arloji ini menggunakan teknologi Super AMOLED yang memberikan tampilan lebih tajam.

Pada dasarnya kedua model Samsung Gear S3 ini sama, namun ada beberapa perbedaan penting. Gear S3 Frontier merupakan model yang lebih mahal dan lebih berat (62 gram, bandingkan dengan Gear S3 Classic yang hanya berbobot 57 gram).

Gear S3 Frontier juga memiliki opsi konektivitas lebih: selain dapat terhubung ke peranti lain lewat Bluetooth dan Wi-Fi, arloji ini juga bisa langsung tersambung ke Internet lewat jaringan seluler LTE. Gear S3 Classic harus mengandalkan koneksi ponsel (lewat Bluetooth) atau Wi-Fi.

Dilengkapi dengan mikrofon dan speaker, arloji pintar ini saat ini bisa langsung digunakan sebagai handsfree untuk ponsel (Samsung Gear S3
Classic) atau langsung buat menelepon (Gear S3 Frontier).

Samsung menanamkan berbagai macam sensor ke dalam arloji pintar terbarunya ini: akselerometer, sensor pencahayaan lingkungan, dan pemantau denyut jantung. Untuk memantau cuaca sekitar, terdapat altimeter dan barometer. Sedangkan untuk mengetahui lokasi selain modul GPS ditanamkan juga modul GLONASS (sistem satelit penentu posisi dari Rusia).

Untuk sistem operasinya Samsung menggunakan Tizen OS, yang kompatibel dengan peranti Android (terutama ponsel Samsung). Prosesor yang digunakan adalah prosesor berinti ganda 1,0 GHz, yang didukung oleh RAM 768 MB dan penyimpanan internal 4 GB.

Arloji ini akan diluncurkan di Eropa pada bulan November 2016 mendatang.

ASUS ZENWATCH 3

Pada generasi ketiga arloji pintarnya ini Asus meninggalkan desain muka arloji persegi, dan beralih ke desain arloji tradisional yang bulat. Desain seperti ini mungkin tidak nyaman bagi antarmuka peranti cerdas yang berorientasi teks dan dioptimalkan untuk layar persegi, namun menjadi pilihan mantap untuk arloji tradisional.

Layar AMOLED bulat pada arloji Asus Zenwatch 3 ini memiliki kerapatan piksel 287 ppi (resolusi 400x400 piksel). Pemilik arloji bisa memilih tali
jam kulit atau karet, untuk mengikat bodi arloji yang terbuat dari baja antikarat (stainless steel) ini ke pergelangan tangan.

Sebagai otaknya Asus menanamkan chip Qualcomm Snapdragon 2100 Wear, chip yang khusus dirancang untuk peranti sandangan seperti arloji pintar. Chip ini didukung dengan RAM berkapasitas 512 MB dan penyimpanan data internal 4 GB. Untuk terhubung dengan peranti lain (seperti ponsel dan Internet) arloji ini dilengkapi dengan koneksi Bluetooth dan Wi-Fi.

Chip ini antara lain mendukung fitur pengisian baterai cepat (Hyper Charge) yang diklaim Asus bisa mengisi baterai sampai 60 persen dalam waktu 15 menit. Chip yang disebut lebih efisien 25 persen dibandingkan chip pada ZenWatch 2 ini bisa membuat arloji bertahan selama dua hari tanpa harus mengisi ulang baterai.

Sebagai sistem operasinya Asus masih memilih Android Wear, seperti generasi arloji pintar sebelumnya. Arloji ini rencananya akan dijual resmi pada akhir tahun ini, meskipun Asus belum menyebutkan tanggal persisnya. Ada kemungkinan arloji ini akan dilengkapi dengan Android Wear 2.0, yang juga akan resmi diluncurkan pada periode yang hampir sama.

More From Makro Ekonomi

  • Ambisi Tito Lampaui Aset Perbankan

    13:34 WIB

    "Hidup itu harus ada target. Setelah tembus Rp6.000 triliun, kami harap market cap bisa melampaui aset perbankan," ucap Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, Kamis (23/3).

  • PPRO Garap Kertajati

    13:28 WIB

    PT PP Properti Tbk. melalui kerja sama dengan PT BIJB Aerocity Development akan mengembangkan kawasan bisnis seluas 300 hektare di kawasan Bandar Udara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

  • Bisnis Indonesia Edisi Cetak Senin, 27 Maret 2017 Seksi Market

    01:48 WIB

    Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Senin, 27 Maret 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

  • Berlomba Rilis Produk Anyar

    08:52 WIB

    Industri reksa dana yang bergairah membuat sejumlah manajer investasi percaya diri menerbitkan produk anyar. Sepanjang pekan ini saja, ada tiga produk reksa dana terbuka yang meluncur ke pasar

News Feed

  • Gubernur BI Siap Bersaksi

    Rabu, 29 Maret 2017 - 16:42 WIB

    Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardoo dijadwalkan hadir dalam persidangan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik, Kamis (30/3), dalam kapasitasnya sebagai saksi terhadap terdakwa Irman dan Sugoharto, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri.

  • Asia Paper Diberi Tenggat 45 Hari

    Rabu, 29 Maret 2017 - 14:05 WIB

    Masa penundaan kewajiban pembayaran utang PT Asia Paper Mills akhirnya disepakati selama 45 hari, jauh dari harapan perseroan selaku debitur, yang mengajukan perpanjangan waktu 180 hari.

  • RI Bersiap Hadapi AS

    Rabu, 29 Maret 2017 - 12:11 WIB

    Indonesia bersiap menghadapi tudingan dumping dan subsidi dari Amerika Serikat atas produk biodiesel Tanah Air, setelah sebelumnya Uni Eropa menyampaikan tuduhan serupa

  • “Koperasi Bisa Menjadi Kekuatan Dahsyat”

    Rabu, 29 Maret 2017 - 11:52 WIB

    Pemerintah sejak awal sepakat menjadikan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) sebagai salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi, dan berupaya terus menumbuhkan pelaku usahanya dengan berbagai kebijakan. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan UKM menjelaskan upaya yang selama ini dilakukan pemerintah untuk koperasi dan UKM. Berikut ini petikan wawancaranya.

  • KKP Bidik Pemilik Kapal Jumbo

    Rabu, 29 Maret 2017 - 10:02 WIB

    Kementerian Kelautan dan Perikanan membidik perusahaan-perusahaan yang menjadi pemilik 16.000 kapal perikanan di atas 30 gros ton lulus sertifikasi hak asasi manusia sebagai parameter penilaian perpanjangan izin usaha.

Load More