Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 11 Desember 2016

BISNIS INDONESIA 20/10, Seksi Utama: Dua Tahun Jokowi-JK: Menanti Paket Terobosan

Ahmad Yusuf Kamis, 20/10/2016 01:35 WIB
Bisnis Indonesia 20 Oktober 2016

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 20 Oktober 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Utama

Hal 1. DUA TAHUN JOKOWI-JK: Menanti Paket Terobosan
Dua tahun sudah, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menge lola ekonomi saat perekonomian dunia dilanda kelesuan. Sejumlah persoalan masih menjadi catatan di tengah prestasi yang berhasil ditorehkan.

BISNIS INDONESIA BANKING AWARD 2016: Bertahan & Bertumbuh Saat Kondisi Keruh
Tahun ini adalah periode penuh tantangan bagi industri perbankan di Tanah Air. Di tengah kon disi ekonomi global dan domestik yang belum sepenuhnya pulih, kinerja bank mendapatkan tekanan.

Hal 2. Menanti Kebangkitan Sektor Properti
Melambatnya kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sangat memukul kinerja sektor-sektor pembentuk pertumbuhan. Salah satunya, sektor properti. Pada semester I/2016, sektor properti hanya tumbuh 4,66 % (yoy). Hasil ini turun dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar 5,14% (yoy).
DESMON SILITONGA, Analis PT Capital Asset Management

Hal 3. RETURN INSTRUMEN INVESTASI: Siapa Paling Juara?
Menjelang akhir tahun ini, pasar saham diyakini menawarkan return lebih tinggi dibanding kan dengan instrumen investasi lain. Aksi rebalancing portofolio dengan menambah porsi di saham pun mulai dilakukan.

Hal 4. PEMBANGUNAN WILAYAH: Saatnya Papua Terangi Nusantara
Hujan tiba-tiba menderas ketika empat orang keluar dari pintu ruang kendali Gardu Induk (GI) Waena, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Senin (17/10). Bukannya berhenti, keempatnya terus melangkah keluar, keukeuh menuju lokasi pembangkit berkapasitas 20 MVA.

Hal 5. REDISTRIBUSI PENDAPATAN: Menjaring Pajak Nonkaryawan
Penerimaan negara dari wajib pajak orang pribadi nonkaryawan nyaris stagnan dari waktu ke waktu. Jelas, ada permasalahan dari sisi kepatuhan. Jika dilihat lebih dalam, ada problem besar terkait dengan fungsi pajak yang tidak berjalan.

Hal 6. EKONOMI DIGITAL: Regulasi Tumpang Tindih Masih Jadi Ganjalan
Ambisi Indonesia untuk bisa meraih pasar ekonomi digital sebesar US$130 miliar pada 2020 dinilai berpotensi terganjal karena banyak kebijakan yang tidak relevan dan masih tumpang tindih.

Hal 7. MORATORIUM ALIH FUNGSI LAHAN: Proyek Tol Berjalan Tetap Melaju
Kementerian Pekerjaan Umum dan Peru mahan Rakyat memastikan rencana pembuatan instruksi Presiden mengenai moratorium alih fungsi lahan tidak akan mengganggu proses pengadaan tanah untuk proyek infrastruktur jalan tol yang tengah berjalan.

Hal 8. DAYA SAING DAERAH: Sulsel Luncurkan Program Seribu Kebaikan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencanangkan program 1.000 kebaikan guna memperkuat pembangunan infrastruktur dan perekonomian.

Hal 9. PEMBANGUNAN RIBUAN RUSUNAWA: DKI Siapkan Rp4 Triliun
Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana sekitar Rp4 triliun dalam Anggaran, Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) 2017 terkait dengan rencana pembangunan sebanyak 11.105 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) pada tahun depan.

Hal 10. Kadang, Kita Mesti Ajak Berkelahi
Hari ini, 20 Oktober, tepat 2 tahun yang lalu, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memulai masa baktinya. Dalam sesi wawancara khusus bersama Bisnis di ruang kerjanya yang bersahaja di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Wapres membeberkan catatan-catatan selama 2 tahun masa pemerintahan, mulai dari persoalan suku bunga, isu konektivitas logistik, sukses tax amnesty, hingga soal lahan. Berikut petikannya:

Hal 11. PENJADWALAN PEMBAYARAN UTANG: BBNI Pertayakan Proposal BKM
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mempertanyakan tawaran proposal perdamaian PT Bhineka Karya Manunggal. Di antaranya soal tagihan Rp70 miliar yang tidak diakui debitur dan sumber dana pembayaran utang.

Hal 12. CATATAN BIDANG POLHUKAM: Membereskan Hukum
Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla secara politik mampu memperoleh dukungan mayoritas di parlemen. Namun, penegakan hukum masih menjadi tantangan yang masih perlu pembenahan.

More From Makro Ekonomi

  • Galang Dana Abadi Via Reksa Dana

    09:42 WIB

    Reksa dana semakin dilirik untuk menggalang dana abadi institusi sosial, kesehatan, keagamaan, hingga pendidikan. Sepanjang tahun ini saja, setidaknya ada empat produk endowment fund baru yang diluncurkan

  • Atraksi yang Belum Kelar

    01:00 WIB

    PT Bumi Resources Tbk. tak pernah berhenti menjadi buah bibir. Ibarat kereta halilintar di Dunia Fantasy Ancol, mungkin begitu gambaran pergerakan harga saham BUMI sejak go public.

  • Emiten Masih Konservatif

    08:30 WIB

    Meski harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) mulai rebound, sejumlah emiten masih memasang target konservatif pada 2017

  • Trump Effect Hanya Sementara

    08:45 WIB

    Bursa Efek Indonesia yakin kondisi tertekannya indeks harga saham gabungan akibat Trump Effect tidak akan berlangsung lama

News Feed

  • Data China Terus Membaik

    Sabtu, 10 Desember 2016 - 05:47 WIB

    China kembali membukukan perbaikan dalam data ekonomi terbarunya. Kondisi itu meredakan kekhawatiran terjadinya penurunan ekonomi negara tersebut.

  • Tak Ragu Kejar WP Kakap

    Sabtu, 10 Desember 2016 - 03:42 WIB

    Pemerintah tidak ragu mengejar wajib pajak besar yang belum memanfaatkan program pengampunan pajak. Para wajib pajak kelas kakap atau prominen yang belum mengikuti tax amnesty diminta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebe lum berakhir pada Maret 2017.

  • Mendambakan Industri Kreatif Kian Kinclong

    Sabtu, 10 Desember 2016 - 01:01 WIB

    Data perkembangan industri kreatif yang dirilis Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik, pekan ini, semakin memberi keyakinan bahwa industri ini layak dijadikan sebagai salah satu penyokong perekonomian nasional.

  • Indonesia Menang Atas Churchill

    Jum'at, 09 Desember 2016 - 11:00 WIB

    Pemerintah berhasil menyelamatkan uang negara senilai US$1,31 miliar setelah International Centre for Settlement of Investments Disputes (ICSID) menolak gugatan arbitrase Churchill Mining Plc. dan Planet Mining Pty Ltd.

  • CPGT Cari Suntikan Dana Segar

    Jum'at, 09 Desember 2016 - 10:53 WIB

    PT Citra Maharlika Nusantara Corpora Tbk. memasukkan klausul investor baru dalam rencana perdamaian sebagai sumber pembiayaan dalam proses restrukturisasi utang.

Load More