Navigasi Bisnis Terpercaya

Kamis 30 Maret 2017
PENGEMBANGAN BANDARA

Proyek Ahmad Yani Segera Bergulir Lagi

Ringkang Gumiwang Rabu, 30/11/2016 10:15 WIB
Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang
AKARTA — PT Angkasa Pura I memproyeksikan proses lelang pekerjaan untuk pembangunan terminal Bandara Ahmad Yani Semarang senilaiRp989,9 miliar akan rampung  pada Februari 2017 Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura (AP) I Israwadi mengatakan progres lelang Terminal Bandara Ahmad Yani tengah dalam masa penilaian teknis.
 
“Sebenarnya target Februari sudah ditunjuk. Namun, kami evaluasi untuk bisa dipercepat, sehingga Januari itu bisa segera ditunjuk. Sekarang masih  proses pengadaan. Ada penilaian teknis,” katanya di Jakarta, Selasa (29/11).
 
Dia memaparkan sedikitnya ada 13 tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan pemenang lelang antara lain pengumuman pentek, membuka penawaran harga (sampul 2), koreksi aritmatika, klarifikasi penawaran harga, dan evaluasi kewajaran harga. Selanjutnya, laporan hasil lelang, usulan penetapan pemenang, evaluasi oleh Team Evaluation Project Strategis (TEPS), penetapan pemenang, masa sanggah empat hari, bayar jaminan pe laksanaan dan biaya dokumen, serta kontrak kerja sama.
 
“Tahapan yang harus dilalui memang cukup banyak karena kami harus meyakinkan bahwa proses pemilihan kontraktor dilakukan dengan hati-hati, sehingga tepat mutu, tepat harga dan tepat waktu penyelesaian,” tuturnya.
 
Pengembangan Bandara Ahmad Yani terdiri dari empat paket yaitu paket I yang meliputi pembuatan jalan akses dan perbaikan lahan. Progres pekerjaan paket II saat ini baru sekitar 70%, dan ditargetkan rampung Desember 2016. Untuk paket II yang meliputi pekerjaan membangun fasilitas tempat parkir pesawat (apron) dan jalur penghubung antara landas pacu dengan apron (taxiway). Adapun, pekerjaan paket II telah selesai.
 
Dengan demikian, luas apron Ahmad Yani kini mencapai 72.500 m2, naik 150% dari sebelumnya seluas 29.032 m2 . Dengan luas apron itu, bandara mampu menampung 10 pesawat berbadan sempit, dan dua pesawat berbadan lebar. Untuk paket III meliputi pembangunan terminal. Rencananya, terminal Ahmad Yani bakal diperluas hingga 58.652 m 2 , sehingga mampu menampung sebanyak enam ju ta penumpang, naik 650% dari sebelumnya hanya 800.000 penumpang.
 
Khusus paket IV akan meliputi pembangunan kantor dan gedung operasional. Bila tidak ada aral melintang, pekerjaan paket IV akan dimulai Maret 2017, dan rampung  pada September-Oktober 2018. Dari seluruh paket pekerjaan tersebut, nilai investasi yang digelontorkan API mencapai Rp2,1 triliun. Asal tahu saja, pengembangan Ahmad Yani telah dilakukan sejak 2014 yang lalu, dan ditargetkan rampung pada 2018.
 
MENDESAK
AP I telah memprioritaskan pengembangan lima bandara hingga 2020 yaitu Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Ahmad Yani, Yogyakarta Baru Kulonprogo, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar. Finance & Information Director PT AP I Novrihandri mengatakan kondisi kelima bandara itu sudah mendesak untuk dikembangkan guna menjaga kualitas layanan tetap baik, sekaligus mengimbangi laju pertumbuhan industri penerbangan nasional.
 
“Kebutuhan dana Rp25 triliun akan digunakan untuk mengembangkan lima bandara, dimana saat ini kondisinya itu sudah mengalami lack of capacity, sehingga kualitas pelayanan bandara bagi penumpang juga bakal menurun,” ujarnya.
 
Selain itu, pengembangan kelima bandara juga untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah pengguna jasa bandara pada masa mendatang. Apalagi, pangsa pasar pengguna jasa angkutan udara di Indonesia saat ini masih terbilang kecil. Dia mencatat pengguna jasa angkutan udara dari Indonesia kini baru 44% dari total jumlah penduduk Indonesia, sementara Jepang sudah mencapai 83% dari total penduduk negara itu sebesar 127 juta orang. “Singapura saja pengguna ang kutan udaranya itu malah sampai 500% dari total penduduk Singapura. Ini artinya, peluang jumlah pengguna angkutan udara di Indonesia ma sih sangat terbuka lebar untuk ber kembang,” ujarnya.
 

More From Makro Ekonomi

  • Ambisi Tito Lampaui Aset Perbankan

    13:34 WIB

    "Hidup itu harus ada target. Setelah tembus Rp6.000 triliun, kami harap market cap bisa melampaui aset perbankan," ucap Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, Kamis (23/3).

  • PPRO Garap Kertajati

    13:28 WIB

    PT PP Properti Tbk. melalui kerja sama dengan PT BIJB Aerocity Development akan mengembangkan kawasan bisnis seluas 300 hektare di kawasan Bandar Udara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

  • Bisnis Indonesia Edisi Cetak Senin, 27 Maret 2017 Seksi Market

    01:48 WIB

    Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Senin, 27 Maret 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

  • Berlomba Rilis Produk Anyar

    08:52 WIB

    Industri reksa dana yang bergairah membuat sejumlah manajer investasi percaya diri menerbitkan produk anyar. Sepanjang pekan ini saja, ada tiga produk reksa dana terbuka yang meluncur ke pasar

News Feed

  • Gubernur BI Siap Bersaksi

    Rabu, 29 Maret 2017 - 16:42 WIB

    Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardoo dijadwalkan hadir dalam persidangan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik, Kamis (30/3), dalam kapasitasnya sebagai saksi terhadap terdakwa Irman dan Sugoharto, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri.

  • Asia Paper Diberi Tenggat 45 Hari

    Rabu, 29 Maret 2017 - 14:05 WIB

    Masa penundaan kewajiban pembayaran utang PT Asia Paper Mills akhirnya disepakati selama 45 hari, jauh dari harapan perseroan selaku debitur, yang mengajukan perpanjangan waktu 180 hari.

  • RI Bersiap Hadapi AS

    Rabu, 29 Maret 2017 - 12:11 WIB

    Indonesia bersiap menghadapi tudingan dumping dan subsidi dari Amerika Serikat atas produk biodiesel Tanah Air, setelah sebelumnya Uni Eropa menyampaikan tuduhan serupa

  • “Koperasi Bisa Menjadi Kekuatan Dahsyat”

    Rabu, 29 Maret 2017 - 11:52 WIB

    Pemerintah sejak awal sepakat menjadikan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) sebagai salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi, dan berupaya terus menumbuhkan pelaku usahanya dengan berbagai kebijakan. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan UKM menjelaskan upaya yang selama ini dilakukan pemerintah untuk koperasi dan UKM. Berikut ini petikan wawancaranya.

  • KKP Bidik Pemilik Kapal Jumbo

    Rabu, 29 Maret 2017 - 10:02 WIB

    Kementerian Kelautan dan Perikanan membidik perusahaan-perusahaan yang menjadi pemilik 16.000 kapal perikanan di atas 30 gros ton lulus sertifikasi hak asasi manusia sebagai parameter penilaian perpanjangan izin usaha.

Load More