Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 11 Desember 2016
KONTRAK BLOK TUBAN

PetroChina Ingin Bertahan

Duwi Setiya Ariyanti Rabu, 30/11/2016 11:03 WIB
Logo perusahaan migas Petrochina di kantor pusanya di Beijing
JAKARTA — PetroChina, perusahaan minyak dan gas bumi asal China, masih berminat untuk bermitra dengan Pertamina untuk mengelola Blok Tuban di Jawa Timur.
PetroChina bermitra dengan PT Pertamina (Persero) dalam menge- lola Blok Tuban dengan skema kerja sama operasi ( joint operating body /JOB). Vice President  Partnership & Government Relations PT PetroChina International Indonesia Budi Setiadi mengatakan, pihaknya masih berminat memperpanjang kontrak yang akan berakhir pada Februari 2018.
 
Dia menilai, blok tersebut masih potensial untuk dikembangkan. Dengan bentuk kerja sama bagi hasil produksi JOB, PetroChina dan Pertamina bermitra dan kedua
nya menjadi operator dalam melakukan kegiatan hulu migas. Biasanya, terdapat satu operator dalam sebuah wilayah kerja ken- dati terdapat beberapa kontraktor yang memiliki saham partisipasi. Saat ini, terdapat beberapa mo delkerja sama operasi bersama se pertiJOB Tuban (Pertamina—PetroChina), JOB Salawati (Pertamina— PetroChina), JOB Ogan Komering (Pertamina—Talisman), JOB Simenggaris (Pertamina—Medco), dan JOB Tomori (Pertamina—Medco).
 
“PetroChina masih berminat melanjutkan kemitraan dengan Pertamina dalam pengelolaan Blok Tuban setelah kontrak PSC berakhir pada Februari 2018,” ujarnya saat dihu- bungiBisnis , Selasa (29/11).
 
Produksi migas dari Blok Tuban berasal dari Lapangan Mudi dan Lapangan Sukowati. Produksi minyak dari Blok Tuban mencapai 28.000 barel per hari (bph). Produksi JOB Salawati di Papua hanya 2.000 bph. Produksi dari Blok Salawati untuk menyuplai ke- butuhan minyak ke Kilang Kasim. Produksi harian rata-rata mi nyak dan gas dari semua blok yang dimiliki PetroChina saat ini dalam kisar- an 83.000 barel setara minyak per hari (barrel oil equiva lent per day /boepd). PetroChina mengoperatori Blok Bangko, Jambi yang ditarget menghasilkan migas 52.938 boepd dan Blok Jabung, Jambi.
 
Budi berharap perusahaan dapat mempertahankan produksi migas pada tahun depan melalui pengeboran sumur pengembangan. Selain itu, kegiatan seperti penyelesaian survei seismik 3D dengan luas 320 kilometer persegi masih dilakukan. “Kami berupaya mempertahankan jumlah produksi melalui pengembangan sumur.”
 
AJUKAN PROPOSAL
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Gunung Sardjono Hadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan proposal yang menya- takan anak perusahaan Pertamina tersebut masih berminat mengelola Blok Tuban dan Blok Ogan Ko mering. Gunung menjelaskan, pihaknya tertarik untuk menjadi operator pada perpanjangan kontrak Blok
Ogan Komering dan Blok Tuban yang kini dioperasikan da lam bentuk JOB. Pertamina dan Kementerian ESDM, katanya, telah membahas pengelolaan Blok Tuban dan Ogan Komering.
 
Berdasarkan data KementerianESDM, Blok Tuban dioperatori oleh JOB Pertamina— Petrochina East Java dengan produksi 5.257,10 Mboed. Dari sisi cadangan terbukti, terdapat 27.884 mstb minyak dan 20,60 bscf gas. Sementara itu, Blok Ogan Komering diopera- tori JOB Pertamina—Talisman Ogan Komering dengan produksi 2.746,48 Mboepd. Dari sisi cadangan P1, terdapat 3.191 mstb minyak dan 18,80 bscf gas.
 
Nantinya, ujar Gunung, wilayah kerja tersebut tak lagi menggunakan skema JOB, tetapi kembali dalam bentuk kontrak bagi hasil seperti biasanya. Artinya, bila mitra dalam penge- lolaan blok tersebut masih bermi- nat, harus membeli saham parti- sipasi yang nantinya ditawarkan setelah blok dikembalikan kepada pemerintah.
 

More From Makro Ekonomi

  • Galang Dana Abadi Via Reksa Dana

    09:42 WIB

    Reksa dana semakin dilirik untuk menggalang dana abadi institusi sosial, kesehatan, keagamaan, hingga pendidikan. Sepanjang tahun ini saja, setidaknya ada empat produk endowment fund baru yang diluncurkan

  • Atraksi yang Belum Kelar

    01:00 WIB

    PT Bumi Resources Tbk. tak pernah berhenti menjadi buah bibir. Ibarat kereta halilintar di Dunia Fantasy Ancol, mungkin begitu gambaran pergerakan harga saham BUMI sejak go public.

  • Emiten Masih Konservatif

    08:30 WIB

    Meski harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) mulai rebound, sejumlah emiten masih memasang target konservatif pada 2017

  • Trump Effect Hanya Sementara

    08:45 WIB

    Bursa Efek Indonesia yakin kondisi tertekannya indeks harga saham gabungan akibat Trump Effect tidak akan berlangsung lama

News Feed

  • Data China Terus Membaik

    Sabtu, 10 Desember 2016 - 05:47 WIB

    China kembali membukukan perbaikan dalam data ekonomi terbarunya. Kondisi itu meredakan kekhawatiran terjadinya penurunan ekonomi negara tersebut.

  • Tak Ragu Kejar WP Kakap

    Sabtu, 10 Desember 2016 - 03:42 WIB

    Pemerintah tidak ragu mengejar wajib pajak besar yang belum memanfaatkan program pengampunan pajak. Para wajib pajak kelas kakap atau prominen yang belum mengikuti tax amnesty diminta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebe lum berakhir pada Maret 2017.

  • Mendambakan Industri Kreatif Kian Kinclong

    Sabtu, 10 Desember 2016 - 01:01 WIB

    Data perkembangan industri kreatif yang dirilis Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik, pekan ini, semakin memberi keyakinan bahwa industri ini layak dijadikan sebagai salah satu penyokong perekonomian nasional.

  • Indonesia Menang Atas Churchill

    Jum'at, 09 Desember 2016 - 11:00 WIB

    Pemerintah berhasil menyelamatkan uang negara senilai US$1,31 miliar setelah International Centre for Settlement of Investments Disputes (ICSID) menolak gugatan arbitrase Churchill Mining Plc. dan Planet Mining Pty Ltd.

  • CPGT Cari Suntikan Dana Segar

    Jum'at, 09 Desember 2016 - 10:53 WIB

    PT Citra Maharlika Nusantara Corpora Tbk. memasukkan klausul investor baru dalam rencana perdamaian sebagai sumber pembiayaan dalam proses restrukturisasi utang.

Load More