Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 26 Februari 2017
KONTRAK BLOK TUBAN

PetroChina Ingin Bertahan

Duwi Setiya Ariyanti Rabu, 30/11/2016 11:03 WIB
Logo perusahaan migas Petrochina di kantor pusanya di Beijing
JAKARTA — PetroChina, perusahaan minyak dan gas bumi asal China, masih berminat untuk bermitra dengan Pertamina untuk mengelola Blok Tuban di Jawa Timur.
PetroChina bermitra dengan PT Pertamina (Persero) dalam menge- lola Blok Tuban dengan skema kerja sama operasi ( joint operating body /JOB). Vice President  Partnership & Government Relations PT PetroChina International Indonesia Budi Setiadi mengatakan, pihaknya masih berminat memperpanjang kontrak yang akan berakhir pada Februari 2018.
 
Dia menilai, blok tersebut masih potensial untuk dikembangkan. Dengan bentuk kerja sama bagi hasil produksi JOB, PetroChina dan Pertamina bermitra dan kedua
nya menjadi operator dalam melakukan kegiatan hulu migas. Biasanya, terdapat satu operator dalam sebuah wilayah kerja ken- dati terdapat beberapa kontraktor yang memiliki saham partisipasi. Saat ini, terdapat beberapa mo delkerja sama operasi bersama se pertiJOB Tuban (Pertamina—PetroChina), JOB Salawati (Pertamina— PetroChina), JOB Ogan Komering (Pertamina—Talisman), JOB Simenggaris (Pertamina—Medco), dan JOB Tomori (Pertamina—Medco).
 
“PetroChina masih berminat melanjutkan kemitraan dengan Pertamina dalam pengelolaan Blok Tuban setelah kontrak PSC berakhir pada Februari 2018,” ujarnya saat dihu- bungiBisnis , Selasa (29/11).
 
Produksi migas dari Blok Tuban berasal dari Lapangan Mudi dan Lapangan Sukowati. Produksi minyak dari Blok Tuban mencapai 28.000 barel per hari (bph). Produksi JOB Salawati di Papua hanya 2.000 bph. Produksi dari Blok Salawati untuk menyuplai ke- butuhan minyak ke Kilang Kasim. Produksi harian rata-rata mi nyak dan gas dari semua blok yang dimiliki PetroChina saat ini dalam kisar- an 83.000 barel setara minyak per hari (barrel oil equiva lent per day /boepd). PetroChina mengoperatori Blok Bangko, Jambi yang ditarget menghasilkan migas 52.938 boepd dan Blok Jabung, Jambi.
 
Budi berharap perusahaan dapat mempertahankan produksi migas pada tahun depan melalui pengeboran sumur pengembangan. Selain itu, kegiatan seperti penyelesaian survei seismik 3D dengan luas 320 kilometer persegi masih dilakukan. “Kami berupaya mempertahankan jumlah produksi melalui pengembangan sumur.”
 
AJUKAN PROPOSAL
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Gunung Sardjono Hadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan proposal yang menya- takan anak perusahaan Pertamina tersebut masih berminat mengelola Blok Tuban dan Blok Ogan Ko mering. Gunung menjelaskan, pihaknya tertarik untuk menjadi operator pada perpanjangan kontrak Blok
Ogan Komering dan Blok Tuban yang kini dioperasikan da lam bentuk JOB. Pertamina dan Kementerian ESDM, katanya, telah membahas pengelolaan Blok Tuban dan Ogan Komering.
 
Berdasarkan data KementerianESDM, Blok Tuban dioperatori oleh JOB Pertamina— Petrochina East Java dengan produksi 5.257,10 Mboed. Dari sisi cadangan terbukti, terdapat 27.884 mstb minyak dan 20,60 bscf gas. Sementara itu, Blok Ogan Komering diopera- tori JOB Pertamina—Talisman Ogan Komering dengan produksi 2.746,48 Mboepd. Dari sisi cadangan P1, terdapat 3.191 mstb minyak dan 18,80 bscf gas.
 
Nantinya, ujar Gunung, wilayah kerja tersebut tak lagi menggunakan skema JOB, tetapi kembali dalam bentuk kontrak bagi hasil seperti biasanya. Artinya, bila mitra dalam penge- lolaan blok tersebut masih bermi- nat, harus membeli saham parti- sipasi yang nantinya ditawarkan setelah blok dikembalikan kepada pemerintah.
 

More From Makro Ekonomi

  • Tren Cost of Fund Turun

    07:49 WIB

    Tren penurunan yield surat utang global yang terjadi saat ini dinilai menjadi momentum yang tepat untuk merilis surat utang berdenominasi valas. Penurunan yield tersebut akan berdampak pada penurunan biaya dana alias cost of fund emisi global bond.

  • Pendapatan Berulang Jadi Penopang

    07:35 WIB

    Sejumlah emiten properti berupaya menggenjot porsi pendapatan berulang sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pendapatan di tengah penjualan yang cenderung fluktuatif.

  • Asing Tak Gubris Polemik Freeport

    07:53 WIB

    Meski terjadi gesekan antara pemerintah dan Freeport McMoran, faktor politik dalam negeri dinilai lebih dominan menjadi sentimen negatif di mata investor asing dalam berinvestasi di pasar modal Tanah Air.

  • DMAS Jual Lahan 28 Hektare

    07:41 WIB

    Pengelola lahan industri di bawah Grup Sinarmas, PT Puradeltas Lestari Tbk., telah menjual 28 hektare lahan pada awal tahun ini sehingga target penjualan yang ditetapkan pada tahun ini kian realistis.

News Feed

  • Rasa dan Estetika Kudapan Sehat

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 14:22 WIB

    Beberapa tahun belakangan, semakin banyak kaum urban yang mengalihkan kebiasaan makan mereka ke diet sehat dari bahanbahan nabati organik atau yang lebih ngetren disebut sebagai metode clean eating.

  • Menikmati Fuji dari Kawaguchi

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 14:21 WIB

    Gunung Fuji atau Fujiyama merupakan salah satu simbol dan ikon Jepang, selain bunga Sakura.

  • Mengukir Waktu dari Jam Tangan Kayu

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 13:34 WIB

    Aplikasi kayu-kayuan kini tak lagi terbatas pada furnitur rumah tangga. Di tangan orang-orang kreatif, material kayu bisa dimodifikasi menjadi jam tangan unik dengan tetap memberikan kesan eksklusif.

  • Napas Romantis Busana Pengantin Retro

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 13:27 WIB

    Dari masa ke masa, busana pengantin bergaya internasional terus mengalami evolusi tren, mulai dari potongan yang megar dan penuh detail rumit ala putri negeri dongeng, hingga siluet press body nan simpel dan minim aksen.

  • Penularan Demam Kuning

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 12:50 WIB

    Nyamuk yang terinfeksi dapat menularkan virus dari manusia ke manusiaNyamuk boleh jadi merupakan salah satu musuh utama manusia di bidang kesehatan.

Load More