Navigasi Bisnis Terpercaya

Rabu 25 Januari 2017

Bisnis Indonesia Edisi Cetak Kamis, 1 Desember 2016. Seksi Utama

Langgeng Wibowo Kamis, 01/12/2016 01:29 WIB
.

Bisnis.com, JAKARTA- Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 1 Desember 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Utama

Hal 1. LAPORAN DARI AUSTRIA: OPEC Pangkas Produksi
Organisasi negara pengekspor mi nyak (OPEC) akhirnya memang kas pro duksi untuk pertama kali nya sejak 2008. Pe mang kasan mencapai 1,2 juta ba rel menjadi 32,5 juta barel per hari.

PENGELOLAAN APBN: Membaca Bola Kristal
Kementerian Keuangan harus sepi ing pamrih, rame ing gawe. Artinya, dalam penyusunan dan realisasi anggaran, lebih ba nyak bekerja dibandingkan de ngan mengharap imbalan. Se dangkan, ketika situasi penuh ge jolak, anggar an hadir untuk meng hi lang kan kegelisahan pasar.

Hal 2. OPINI:Tantangan Kebijakan Moneter BI
MUH. ISHAK Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia
Salah satu tantangan BI saat ini adalah masih lemahnya transmisi kebijakan moneter lembaga itu dalam mengendalikan suku bunga perbankan.

Hal 3. INTERMEDIASI PERBANKAN: Kredit Mulai Ngebut
Sinyal penguatan likuiditas perekonomian makin kuat. Pertumbuhan penyaluran kredit bank pada Oktober pun mulai pulih setelah mencapai titik terendahnya pada September 2016.

Hal 4. HARGA KOMODITAS: Rupiah Diprediksi Dorong Inflasi pada November
Pelemahan rupiah dan penyesuaian harga barang/ jasa yang diatur pemerintah diperkirakan memicu kenaikan inflasi pada November 2016. Selain itu, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan juga turut menyeret peningkatan angka tersebut.

Hal 5. SEPUTAR AMNESTI PAJAK:REPATRIASI ASET Berburu Peluang Baru
“Ungkap jangan sembunyikan. Laporkan, lakukan kebenaran. Ungkap jangan hanya diam. Hati pun pasti lega karena sudah terbuka. Tak usah disembunyikan. Ungkap, tebus, lega …”

Hal 6. POLEMIK REVISI PP: Pemerintah Diminta Revisi UU Telekomunikasi
Polemik terus bergulir terkait Rencana pemerintah melakukan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No. 52 dan 53 Tahun 2000. Berbagai argumen beredar yang semuanya memiliki dasar pertimbangan tersendiri.

Hal 7. Iklan Daftar Efek Syariah

Hal 8. PARIWISATA DAERAH: Siap Subsidi, Gali Potensi
Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengalokasikan anggaran untuk menyubsidi acara pariwisata di berbagai kabupaten/kota pada tahun depan. Adapun, Bali berpotensi menggandakan perekonomian pariwisatanya pada 2017.

Hal 9. Iklan Advertorial PT Pelindo III

Hal 10.READER'S CHOICE:Politik Energi Berujung Indikasi Korupsi
Presiden Joko Widodo gusar. Banyak proyek listrik mangkrak. Dana triliunan rupiah berpotensi menguap. Konsekuensi dari bergumulnya politik energi dengan mental korupsi di negeri ini.

Hal 11. RUU PERSAINGAN USAHA: Penambahan Kewenangan Masih Jadi Ganjalan
Penambahan kewenangan KPPU untuk melakukan penggeledahan, penyitaan dan penyadapan masih menjadi persoalan yang diperdebatkan. DPR pun membuka peluang perbaikan draf RUU Persaingan Usaha.

Hal 12. PELANTIKAN KETUA DPR:Welcome Home
Politisi Partai Golkar Setya Novanto resmi menjabat kembali sebagai Ketua DPR untuk sisa masa bakti 2016—2019. 

More From Makro Ekonomi

  • OJK Rancang Instrumen Investasi Baru

    07:28 WIB

    Besarnya kebutuhan dana untuk mendorong pembangunan infrastruktur nasional mendorong Otoritas Jasa Keuangan menyusun produk investasi khusus yang diterbitkan oleh manajer investasi untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur publik.

  • Beban Emiten Properti Berpotensi Naik

    07:14 WIB

    Wacana pemerintah menerapkan kebijakan pajak progresif untuk objek lahan diperkirakan dapat mengerek beban emiten properti. Emiten menilai, penerapan pajak progresif bakal membuat biaya pengembangan menjadi lebih tinggi sehingga mengerek harga jual.

  • Reksa Dana Terproteksi Kian Seksi

    07:06 WIB

    Reksa dana terproteksi diproyeksi semakin menarik seiring dengan lampu hijau penggunaan surat utang jangka pendek (medium term notes/MTN) sebagai aset dasar produk investasi tersebut.

  • Jurus Menceker & Mematuk Cuan

    06:58 WIB

    Tahun Monyet Api segera berlalu dan berganti menjadi tahun Ayam Api. Kendati bisnis yang bakal diuntungkan tidak akan jauh berbeda, tetapi ayam merupakan elemen logam sehingga kewaspadaan juga harus ditingkatkan. Pasalnya, elemen logam dan api sering kali tidak harmonis.

News Feed

  • Jangan Cuma Bicara SARA Melulu

    Selasa, 24 Januari 2017 - 11:25 WIB

    Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta perlu memperdalam materi debat calon gubernur dan calon wakil gubernur sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pembelajaran politik bagi masyarakat.

  • Kreditur Minta Daftar Aset Perusahaan

    Selasa, 24 Januari 2017 - 11:20 WIB

    PT Bank CIMB Niaga Tbk. dan sejumlah kreditur lain meminta PT Kembang Delapan Delapan Multifinance segera menyerahkan daftar aset agar diketahui prospek perusahaan yang tengah dalam PKPU tersebut.

  • Mengawinkan Investasi & Kearifan Lokal

    Selasa, 24 Januari 2017 - 10:55 WIB

    Kala penguasa di negeri ini mulai agresif memetakan pulau-pulau kecil terluar sebagai komoditas penerimaan negara, masyarakat pesisir justru kian tersingkir.

  • Pengusaha Bisa Ajukan Judicial Review

    Selasa, 24 Januari 2017 - 10:42 WIB

    Pemprov DKI mempersilakan pelaku usaha di Jakarta untuk mengajukan judicial review terhadap UU No.26/2007 tentang Penataan Ruang bila keberatan dengan minimnya jangka penyesuaian lokasi industri kepada Mahkamah Konstitusi.

  • BUMD Dituntut Proaktif

    Selasa, 24 Januari 2017 - 10:24 WIB

    Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia meminta Badan Usaha Milik Daerah proaktif untuk menyertakan laporan keuangan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola keuangan.

Load More