Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 26 Februari 2017

Bisnis Indonesia Edisi Cetak Kamis, 1 Desember 2016. Seksi Utama

Langgeng Wibowo Kamis, 01/12/2016 01:29 WIB
.

Bisnis.com, JAKARTA- Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 1 Desember 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Utama

Hal 1. LAPORAN DARI AUSTRIA: OPEC Pangkas Produksi
Organisasi negara pengekspor mi nyak (OPEC) akhirnya memang kas pro duksi untuk pertama kali nya sejak 2008. Pe mang kasan mencapai 1,2 juta ba rel menjadi 32,5 juta barel per hari.

PENGELOLAAN APBN: Membaca Bola Kristal
Kementerian Keuangan harus sepi ing pamrih, rame ing gawe. Artinya, dalam penyusunan dan realisasi anggaran, lebih ba nyak bekerja dibandingkan de ngan mengharap imbalan. Se dangkan, ketika situasi penuh ge jolak, anggar an hadir untuk meng hi lang kan kegelisahan pasar.

Hal 2. OPINI:Tantangan Kebijakan Moneter BI
MUH. ISHAK Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia
Salah satu tantangan BI saat ini adalah masih lemahnya transmisi kebijakan moneter lembaga itu dalam mengendalikan suku bunga perbankan.

Hal 3. INTERMEDIASI PERBANKAN: Kredit Mulai Ngebut
Sinyal penguatan likuiditas perekonomian makin kuat. Pertumbuhan penyaluran kredit bank pada Oktober pun mulai pulih setelah mencapai titik terendahnya pada September 2016.

Hal 4. HARGA KOMODITAS: Rupiah Diprediksi Dorong Inflasi pada November
Pelemahan rupiah dan penyesuaian harga barang/ jasa yang diatur pemerintah diperkirakan memicu kenaikan inflasi pada November 2016. Selain itu, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan juga turut menyeret peningkatan angka tersebut.

Hal 5. SEPUTAR AMNESTI PAJAK:REPATRIASI ASET Berburu Peluang Baru
“Ungkap jangan sembunyikan. Laporkan, lakukan kebenaran. Ungkap jangan hanya diam. Hati pun pasti lega karena sudah terbuka. Tak usah disembunyikan. Ungkap, tebus, lega …”

Hal 6. POLEMIK REVISI PP: Pemerintah Diminta Revisi UU Telekomunikasi
Polemik terus bergulir terkait Rencana pemerintah melakukan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No. 52 dan 53 Tahun 2000. Berbagai argumen beredar yang semuanya memiliki dasar pertimbangan tersendiri.

Hal 7. Iklan Daftar Efek Syariah

Hal 8. PARIWISATA DAERAH: Siap Subsidi, Gali Potensi
Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengalokasikan anggaran untuk menyubsidi acara pariwisata di berbagai kabupaten/kota pada tahun depan. Adapun, Bali berpotensi menggandakan perekonomian pariwisatanya pada 2017.

Hal 9. Iklan Advertorial PT Pelindo III

Hal 10.READER'S CHOICE:Politik Energi Berujung Indikasi Korupsi
Presiden Joko Widodo gusar. Banyak proyek listrik mangkrak. Dana triliunan rupiah berpotensi menguap. Konsekuensi dari bergumulnya politik energi dengan mental korupsi di negeri ini.

Hal 11. RUU PERSAINGAN USAHA: Penambahan Kewenangan Masih Jadi Ganjalan
Penambahan kewenangan KPPU untuk melakukan penggeledahan, penyitaan dan penyadapan masih menjadi persoalan yang diperdebatkan. DPR pun membuka peluang perbaikan draf RUU Persaingan Usaha.

Hal 12. PELANTIKAN KETUA DPR:Welcome Home
Politisi Partai Golkar Setya Novanto resmi menjabat kembali sebagai Ketua DPR untuk sisa masa bakti 2016—2019. 

More From Makro Ekonomi

  • Tren Cost of Fund Turun

    07:49 WIB

    Tren penurunan yield surat utang global yang terjadi saat ini dinilai menjadi momentum yang tepat untuk merilis surat utang berdenominasi valas. Penurunan yield tersebut akan berdampak pada penurunan biaya dana alias cost of fund emisi global bond.

  • Pendapatan Berulang Jadi Penopang

    07:35 WIB

    Sejumlah emiten properti berupaya menggenjot porsi pendapatan berulang sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pendapatan di tengah penjualan yang cenderung fluktuatif.

  • Asing Tak Gubris Polemik Freeport

    07:53 WIB

    Meski terjadi gesekan antara pemerintah dan Freeport McMoran, faktor politik dalam negeri dinilai lebih dominan menjadi sentimen negatif di mata investor asing dalam berinvestasi di pasar modal Tanah Air.

  • DMAS Jual Lahan 28 Hektare

    07:41 WIB

    Pengelola lahan industri di bawah Grup Sinarmas, PT Puradeltas Lestari Tbk., telah menjual 28 hektare lahan pada awal tahun ini sehingga target penjualan yang ditetapkan pada tahun ini kian realistis.

News Feed

  • Rasa dan Estetika Kudapan Sehat

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 14:22 WIB

    Beberapa tahun belakangan, semakin banyak kaum urban yang mengalihkan kebiasaan makan mereka ke diet sehat dari bahanbahan nabati organik atau yang lebih ngetren disebut sebagai metode clean eating.

  • Menikmati Fuji dari Kawaguchi

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 14:21 WIB

    Gunung Fuji atau Fujiyama merupakan salah satu simbol dan ikon Jepang, selain bunga Sakura.

  • Mengukir Waktu dari Jam Tangan Kayu

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 13:34 WIB

    Aplikasi kayu-kayuan kini tak lagi terbatas pada furnitur rumah tangga. Di tangan orang-orang kreatif, material kayu bisa dimodifikasi menjadi jam tangan unik dengan tetap memberikan kesan eksklusif.

  • Napas Romantis Busana Pengantin Retro

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 13:27 WIB

    Dari masa ke masa, busana pengantin bergaya internasional terus mengalami evolusi tren, mulai dari potongan yang megar dan penuh detail rumit ala putri negeri dongeng, hingga siluet press body nan simpel dan minim aksen.

  • Penularan Demam Kuning

    Sabtu, 25 Februari 2017 - 12:50 WIB

    Nyamuk yang terinfeksi dapat menularkan virus dari manusia ke manusiaNyamuk boleh jadi merupakan salah satu musuh utama manusia di bidang kesehatan.

Load More