Navigasi Bisnis Terpercaya

Sabtu 25 Maret 2017

Olivia Zhalianty Antusias Menjadi Produser

Ramdha Mawaddha Minggu, 12/03/2017 06:39 WIB
Olivia Zhalianty

Lama tak menghiasi layar kaca, artis cantik Olvia Zalianty ternyata sibuk menjadi produser pertunjukan puisi teatrikal bertajuk Manusia Istana karya Radhar Panca Dhana.

Olivia mengaku tertarik menjadi produsen dalam pertunjukan puisi teatrikal karena tema puisi Radhar selalu menekankan pada realita kehidupan.

“Dalam puisi ini tak hanya persoalan kebangsaan, tetapi juga persoalan mendasar yaitu kultur. Inilah yang membuat saya mau membantu Mas Radhar untuk memproduseri teater ini,” katanya.

Dia mengatakan teatrikal ini juga Olivia juga sebagai simbol ungkapan kegelisahan dirinya dan masyarakat Indonesia. Di lain sisi, setiap orang memiliki cara pandang tentang bagaimana mengungkapkan kegelisahannya.

“Kadang-kadang kita punya kegelisahan. Kita protes dan kritis tapi tidak tahu sama siapa. Saya orangnya bukan tipe yang curhat di media sosial. Saya juga bukan demonstran.

Namun, karena kita seniman, berusaha menyampaikan aspirasi masyarakat luas melalui puisi-puisi ini.” Diakui artis berusia 35 tahun ini, menjadi produser pertunjukan teatrikal memang tidaklah mudah. Terutama dalam hal mencari pemain mengingat kriterianya tidak hanya cantik, tetapi juga berpengalaman di atas panggung.

Olivia mengaku tantangan dari pentas teaterikal adalah mencocokan jadwal setiap pemain untuk latihan. “Sebagai produser juga harus memikirkan schedule pemain yang begitu sibuknya, di situ sih tantangannya,” katanya.

Selain menjadi produser, Olivia juga turut membacakan puisi Radhar bersama empat artis perempuan lainnya yakni Marcella Zalianty, Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, dan Prisia Nasution.

Olivia mengatakan tak mudah membawakan puisi-pusi Radhar. Selain membutuhkan penjiwaan, ternyata juga menguras energi yang banyak.

Untuk mendapatkan penjiwaan yang maksimal, Olivia melakukan meditasi dan olah raga secara teratur. “Puisi ini sulit dan pendalamnnya harus sampai. Bukan hanya mental, tetapi spiritual juga harus dilatih,” jelasnya

More From Makro Ekonomi

  • Berlomba Rilis Produk Anyar

    08:52 WIB

    Industri reksa dana yang bergairah membuat sejumlah manajer investasi percaya diri menerbitkan produk anyar. Sepanjang pekan ini saja, ada tiga produk reksa dana terbuka yang meluncur ke pasar

  • Penawaran Oversubscribe 4 Kali

    08:46 WIB

    Pemerintah Indonesia dikabarkan mendapatkan respons positif dari para investor terhadap rencana penerbitan surat berharga syariah negara (SBSN) global senilai US$3 miliar

  • Kontrak Baru Melaju di Awal Tahun

    08:23 WIB

    Realisasi kontrak baru yang dibukukan oleh sejumlah BUMN konstruksi relatif tinggi pada akhir Februari hingga pertengahan Maret 2017 setelah mendapatkan kontrak proyek yang sempat tertunda sejak 2016.

  • PTBA Incar 5 Perusahaan

    08:10 WIB

    PT Bukit Asam (Persero) Tbk. mengincar tiga hingga lima perusahaan yang berasal dari beberapa sektor untuk dimasukkan dalam program merger dan akuisisi.

News Feed

  • MENYAMBUT HARI RAYA NYEPI: Mari Belajar Berhenti Sejenak

    Sabtu, 25 Maret 2017 - 08:30 WIB

    Polda Bali sampai mengerahkan sebanyak 5.600 personil untuk mengamankan setiap jengkal pulau yang baru saja dinobatkan sebagai Destinasi Terbaik Dunia versi Tripadvisor ini. Tujuannya, agar selama proses penyepian yang akan berlangsung sejak Selasa (28/3) pukul 05.00 Wita hingga Rabu (29/3) pukul 05.00 Wita berlangsung aman

  • Hary Tanoe Makin Gencar Main Properti

    Sabtu, 25 Maret 2017 - 07:48 WIB

    Taipan Hary Tanoesoedibjo melalui kelompok usaha Grup MNC makin gencar bermain di sektor properti setelah bisnis utamanya di media massa

  • Pertanian Masih Jadi 'Anak Tiri'

    Sabtu, 25 Maret 2017 - 07:36 WIB

    Sektor pertanian masih seperti anak tiri apabila dibandingkan dengan sektor lain di mata industri perbankan. Hal itu terlihat dari alokasi kredit ke sektor pertanian yang baru berkisar 6,75% dari total kredit perbankan

  • OPINI BISNIS INDONESIA: RCEP dan Kesepakatan Akses Pasar

    Sabtu, 25 Maret 2017 - 06:05 WIB

    Pembahasan kesepakatan kerja sama RCEP sampai saat ini terus berlanjut dan cukup alot. RCEP sebagai upaya Asean mengharmonisasi sejumlah aturan perdagangan dengan enam mitra dagang Asean ditantang dapat menghasilkan nilai ekspektasi tinggi kedua belah pihak, terutama bagi Indonesia

  • EDITORIAL BISNIS INDONESIA: Berharap dari Komitmen Kedaulatan Pangan

    Sabtu, 25 Maret 2017 - 05:54 WIB

    Dalam sebuah orasinya di tengah ratusan petani, seorang gubernur di Pulau Jawa pernah berujar bahwa pada masa yang akan datang peperangan bukanlah kontak fisik dan angkat senjata, melainkan perang pangan

Load More