Navigasi Bisnis Terpercaya

Jum'at 24 Maret 2017
IMPOR DAGING BEBEK DISETOP

Harga di Pasar Lokal Bakal Melejit

Azizah Nur Alfi Senin, 20/03/2017 09:15 WIB
Bebek

JAKARTA — Kementerian Pertanian menghentikan impor daging bebek asal Malaysia sejak 9 Maret 2017 karena sejumlah peternakan unggas di Malaysia terserang wabah AI. Kondisi ini diprediksi dapat mendongkrak harga daging bebek lokal yang berpotensi mencapai Rp30.000 per kg lantaran permintaan terhadap daging bebek lokal tak pernah susut.

Harga daging bebek lokal sempat terpuruk men jadi Rp19.000 dari sebelumnya Rp24.000 per kg, sejak impor daging bebek asal Malaysia membanjiri pasar daging unggas di Tanah Air. Impor daging bebek asal Malaysia masuk pada pertengahan tahun lalu berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 34/2016  tentang Pemasukan Karkas, Daging, dan Jeroan dan atau Olahannya ke dalam Wilayah Negara Republik Indonesia.

Menurut beleid tersebut, impor daging bebek hanya diperbolehkan dari dua rumah potong hewan (RPH) di Malaysia yakni Perak Duck Food dan Lean Hwa Trading. Sepanjang tahun lalu, izin impor daging bebek terealisasi 1.520 ton dari izin yang diberikan sebanyak 3.600 ton kepada tujuh  per usahaan. Adapun, Kementerian Pertanian belum memperoleh laporan pemasukan impor daging bebek pada Januari—Februari 2017.  Himpunan Peternak Unggus Lokal Indonesia (Himpuli) mencatat kebutuhan daging bebek nasional mencapai 75.000 ton per tahun tetapi peternak lokal baru dapat memenuhi 45.000 ton per tahun.

Saat ini, jumlah peternak bebek lokal sebanyak 80.000 peternak, terdiri dari peternak tradisional dan peternak rakyat. Ketua DPP Himpuli Ade Meirizal Zulkarnain menilai penghentian impor berimplikasi pada kekurangan pasokan  daging bebek untuk pasar hotel, restoran, dan katering. Ini menjadi peluang bagi peternak lokal memenuhi permintaan pasar dalam volume besar dan legalitas yang lengkap.

Meski demikian, kondisi ini tidak serta merta membuat para peternak dapat memenuhi pasar. Menurutnya, peternak lokal perlu melengkapi sejumlah legalitas berupa sertifi kasi daging bebek, bahkan sejak dari pembibitan.

ASPEK LEGALITAS
Selama ini, tidak banyak peternak lokal yang memperhatikan aspek legalitas tersebut, padahal ini menjadi penting agar dapat bersaing di era pasar bebas. Le galitas  tersebut meliputi sertifi kat NKV (Nomor Kontrol Veteriner), serti fi kat kompartemen bebas AI, dan surat ke terangan layak bibit. Ade menambahkan pemerintah ju ga  perlu memberikan pembinaan dan du - kungan kepada pe ter nak lokal. Selama ini, peternak bebek lo kal masih berjalan sendiri-sendiri, apa la gi bebek tidak termasuk kebutuhan pokok.

“Jika ini tidak di benahi, jangan ha rap bisa membendung impor unggas,” tuturnya, Jumat (17/3). Ade khawatir meski impor daging bebek dari Malaysia dihentikan, justru akan masuk daging bebek dari negara lain yang menawarkan harga jauh lebih murah, mutu daging lebih baik, dan legalitas lengkap. Dia mengatakan impor daging bebek itu bisa datang dari Thailand atau perusahaan Thailand yang beroperasi di Indonesia. Sebut saja PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. sebagai pembibit dan produsen penghasil daging bebek terbesar di dalam negeri.

Direktur Kesehatan Hewan Kementan Fajar Sumping mengatakan penghentian impor dilakukan hingga ada hasil kajian bahwa impor daging bebek dari Malaysia tidak membawa risiko bagi Indonesia. Selain itu, peluang impor dari negara mana pun tetap dimungkinkan sepanjang memenuhi persyaratan dan kebutuhan nasional. Selama ini, tuturnya, ada  banyak pemintaan dari rumah potong bebek di Malaysia dan Thailand sebagai pemasok untuk mendapat persetujuan pemerintah. Namun, pemerintah membatasi jumlah pemasok guna menjaga peternak bebek lokal.

Saat ini, surat keputusan tentang penghentian impor masih di bagian Biro Hukum Kementan. Namun, Balai Karantina telah membuat surat edaran penutupan tersebut ke seluruh stasiun karantina. Kementan juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan tentang deklarasi OIE bahwa di Malaysia terjadi  wabah AI, serta penghentian penerbitan rekomendasi.

Fajar mengatakan virus AI mempunyai banyak tipe dan subtipe serta clade. Belum lagi ditambah varian dari mutasi yang mungkin terjadi. Jadi, meskipun Indonesia belum bebas AI, pemerintah harus tetap hati-hati terhadap masuknya virus tersebut dari negara lain yang berbeda dengan yang sudah ada di Indonesia.  “Dengan begitu, tidak akan menambah varian virus yang sudah ada di Indonesia,” imbuhnya.

More From Makro Ekonomi

  • Berlomba Rilis Produk Anyar

    08:52 WIB

    Industri reksa dana yang bergairah membuat sejumlah manajer investasi percaya diri menerbitkan produk anyar. Sepanjang pekan ini saja, ada tiga produk reksa dana terbuka yang meluncur ke pasar

  • Penawaran Oversubscribe 4 Kali

    08:46 WIB

    Pemerintah Indonesia dikabarkan mendapatkan respons positif dari para investor terhadap rencana penerbitan surat berharga syariah negara (SBSN) global senilai US$3 miliar

  • Kontrak Baru Melaju di Awal Tahun

    08:23 WIB

    Realisasi kontrak baru yang dibukukan oleh sejumlah BUMN konstruksi relatif tinggi pada akhir Februari hingga pertengahan Maret 2017 setelah mendapatkan kontrak proyek yang sempat tertunda sejak 2016.

  • PTBA Incar 5 Perusahaan

    08:10 WIB

    PT Bukit Asam (Persero) Tbk. mengincar tiga hingga lima perusahaan yang berasal dari beberapa sektor untuk dimasukkan dalam program merger dan akuisisi.

News Feed

  • Pengusaha Taksi Segeralah Berinovasi!

    Jum'at, 24 Maret 2017 - 15:07 WIB

    Konflik tansportasi eksisting dengan transportasi berbasis aplikasi hanya bisa diselesaikan dengan perbaikan perusahaan transportasi konvensional.

  • INSA Minta Izin Keagenan Ditinjau Ulang

    Jum'at, 24 Maret 2017 - 15:02 WIB

    Indonesia National Shipowners Association Jakarta Raya mempersoalkan penerbitan izin perusahaan keagenan kapal di Indonesia tanpa perlu memiliki armada angkutan laut.

  • Japek II Selatan Ditawarkan

    Jum'at, 24 Maret 2017 - 14:56 WIB

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menawarkan proyek tol JakartaCikampek II Selatan kepada para investor dalam forum bisnis Road Engineering Association of Asia and Australasia.

  • Inpex Diminta Mulai Kaji Kilang LNG

    Jum'at, 24 Maret 2017 - 14:51 WIB

    Pemerintah meminta Inpex Corporation sebagai operator Blok Masela agar segera melakukan kajian lanjutan dalam pembangunan kilang gas alam cair di darat

  • BLK Tidak Optimal

    Jum'at, 24 Maret 2017 - 14:47 WIB

    Balai latihan kerja di seluruh Indonesia memiliki kapasitas latih hingga 276.809 calon tenaga kerja per tahun, namun pemanfaatannya sejauh ini tidak lebih dari 10% karena terkendala persoalan keterbatasan anggaran dana.

Load More