Navigasi Bisnis Terpercaya

Rabu 13 Desember 2017
PROBLEM KETENAGALISTRIKAN

Kerikil di Proyek Setrum

Lili Sunardi Selasa, 21/03/2017 10:10 WIB
Saling tuding mengenai siapa yang paling bertanggung jawab atas lambannya pembangunan megaproyek pembangkit listrik 35.000 MW seakan tak berujung. Jebakan polemik antara swasta dan pemerintah dikhawatirkan dapat menggagalkan cita-cita ketahanan energi nasional.

More From Laporan Khusus

  • DIREKTUR UTAMA BRI SYARIAH, MOCHAMAD HADI SANTOSO : “Nasabah Milenial Kami Besar”

    02:00 WIB

    JAKARTA Sekitar 85% dari 250 juta jiwa total penduduk Indonesia memeluk agama Islam. Sayangnya, kondisi ini tidak diikuti dengan besarnya pangsa keuangan syariah karena hanya sekitar 5,3% dari total industri perbankan nasional. Pada saat yang sama, perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri. Bisnis berkesempatan mewawancarai Direktur Utama BRI Syariah, Mochamad Hadi Santoso untuk mencari tahu strategi dalam menghadapi tantangan ke depan. Berikut kutipannya:

  • Siap Mengangkat Derajat Nasabah Mikro Naik Kelas

    02:00 WIB

    Pembiayaan mikro akan terus menjadi fokus PT Bank Rakyat Indonesia Syariah. Perseroan optimistis dapat meningkatkan pembiayaan segmen mikro produktif melalui skema pembiayaan seperti KUR dan pembiayaan mikro non-KUR mengingat peluang masih terbuka lebar.

  • EMITEN KONSTRUKSI PELAT MERAH : Berharap BUMN Karya Kembali Atraktif

    02:00 WIB

    Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sangat agresif membangun infrastruktur. Upaya untuk mengejar ketertinggalan itu tak pelak memberi angin segar bagi BUMN karya. Tidak berlebihan jika ada anggapan perusahaan pelat merah ini ketiban durian runtuh.\n

  • BUMN KARYA : Ketika ‘Terseret’ Urusan Politikn

    02:00 WIB

    Keinginan pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur dengan memberdayakan BUMN bisa dipahami. Apalagi, ada ketertinggalan dari sisi konektivitas yang harus dikejar. Sayangnya, ada risiko yang mengintai karena bagaimana pun, ada unsur politik di sana.\n

Berita Terkini Lainnya:


Load More