Navigasi Bisnis Terpercaya

Selasa 11 Desember 2018
Penyusunan Kebijakan

Peran Ekonom Semakin Penting

Dewi Aminatuz Zuhriyah Rabu, 19/04/2017 02:00 WIB
Selain lembaga legislatif dan eksekutif, peran ekonom dan peneliti semakin penting dalam pembentukan kebijakan. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Denni Puspa Purbasari menuturkan para ekonom tersebut mampu menunjukkan data dan temuan sehingga dapat meningkatkan kualitas kebijakan.Namun, dia menyayangkan belum seluruh ekonom mampu berkontribusi dalam penyusunan kebijakan mengingat sebagian sektor membutuhkan pengetahuan teknis. Dia memberi contoh kebijakan pergulaan.Penyusunan kebijakan di bidang pergulaan itu, ujarnya, membutuhkan pengetahuan yang cukup menyangkut aspek teknis, bisnis dan politis. Selain gula, hal lain yang masih dianggap baru sehingga tak banyak ekonom yang menguasainya adalah mengenai e-commerce.

More From Makroekonomi

Berita Terkini Lainnya:


  • KENDARAAN KOMERSIAL : Impor Truk Berat Melejit

    Selasa, 11 Desember 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA—Impor truk tugas berat lebih dari 24 ton, seperti dump truck dan tractor head, menjadi yang terbesar selama 10 bulan pertama tahun ini. Permintaan yang kuat di sektor pertambangan, perkebunan, dan logistik telah memacu importasi hingga menjadi hampir dua kali lipat.

  • KINERJA PASAR : Sepeda Motor Tumbuh 8,41%

    Selasa, 11 Desember 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA—Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia mencatat pasar sepeda motor di pasar dalam negeri bertumbuh 8,41% pada periode Januari—November 2018 dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu.

  • UJI BERKENDARA : BPPT : Biaya Kendaraan Listrik Lebih Murah

    Selasa, 11 Desember 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebutkan, hasil uji perjalanan menunjukkan konsumsi energi mobil listrik lebih murah dibandingkan kendaraan konvensional. Beberapa mobil yang digunakan ialah bus listrik Mobil Anak Bangsa, Tesla, dan Mitsubishi i-MiEV.

  • PROYEKSI 2019 : El Nino Hantui Produksi Kakao

    Selasa, 11 Desember 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA — Pelaku industri berbasis kakao harus mengantisipasi potensi penurunan produksi komoditas tersebut hingga 20% pada tahun depan seiring dengan kemungkinan terjadinya El Nino dan peralihan tanaman di sentra produksi.

  • LAHAN GAMBUT : BRG Targetkan Restorasi 200.000 ha

    Selasa, 11 Desember 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA – Badan Restorasi Gambut (BRG) menargetkan tahun depan bisa melakukan merestorasi lahan gambut seluas 200.000 hektare.

Load More