Navigasi Bisnis Terpercaya

Rabu 20 September 2017

Cannabis di Tangan Tommy Tanggara

Dika Irawan Sabtu, 13/05/2017 02:09 WIB
Di Indonesia, cannabis atau ganja identik dengan barang haram. Namun, di tangan seniman Tommy Tanggara, para pencinta seni mendapatkan sisi positif dari barang yang pernah menjadi simbol kaum hippies yang pernah merajai Amerika Serikat pada era 1960--1970.

More From Weekend - Art & Culture

  • SENI RUPA KONTEMPORER : Diplomasi Lewat Seni Rupa

    02:00 WIB

    Hubungan diplomatik antardua negara yakni Indonesia dan Singapura telah berlangsung hingga 50 tahun. Keberhasilan untuk menjaga hubungan yang harmonis itu diabadikan oleh para seniman dari dua negara melalui karya seni.

  • TRIENAL SENI PATUNG INDONESIA #3: : Patung Punya Cerita

    02:00 WIB

    Masalah ekonomi, sosial, politik, budaya, dan personal ternyata selalu menjadi sumber ide bagi para seniman. Ide yang diejawantahkan dalam beragam bentuk figuratif dengan beragam material menjadi hal yang sangat menarik untuk disimak oleh para pencinta seni. Hingga 26 September, Anda dapat menyaksikan beragam karya patung yang dipamerkan dalam pameran Trienal Seni Patung Indonesia #3 yang kali ini mengangkat judul skala di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

  • PAMERAN FOTO TAPESTRI KEMERDEKAAN : Yang Tak Terucap Pascakemerdekaan RI

    02:00 WIB

    Yosio Ichibangsae terpaku di tengah keriuhan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) di gedung Chuo Sangi In – kini Gedung Pancasila – Jakarta. Padahal, sosok yang satu ini adalah ketua sidang untuk rapat yang berlangsung pada 72 tahun lalu, atau tepatnya pada 28 Mei 1945.

  • EUROPALIA ARTS FESTIVAL : Tularkan Virus Keberagaman di Benua Biru

    02:00 WIB

    Lewat perhelatan Europalia Arts Festival Indonesia, publik Eropa bakal diajak untuk mengenal lebih dekat keragaman seni dan budaya Indonesia. Dibuka oleh Presiden Joko Widodo bersama Raja Philipe Belgia di Palais des Beaux-Arts, Brussels, Belgia pada 30 Oktober mendatang, ajang ini juga akan mempertemukan para pelaku seni Indonesia dengan pelaku seni di Eropa.

Berita Terkini Lainnya:


Load More