Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 24 Juni 2018

Nagawati Surya Membuat Kain Perca Lebih Bernilai

Ramdha Mawaddha Minggu, 09/07/2017 02:00 WIB
Berawal dari gelaran Indonesia Fashion Week (IFW), Pendiri Bisnis Tas Bahan Daur Ulang Threadapeutic Nagawati Surya yang kerap dipanggil dengan sebutan Hana ini bersentuhan dengan kain perca.

More From Weekend - People

Berita Terkini Lainnya:


  • ATASI MASALAH STUNTING : Bank Dunia Kucurkan Utang US$650 Juta

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA—Bank Dunia segera menyalurkan pinjaman senilai total US$650 juta untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia yang disebabkan oleh kondisi kurang gizi. Pinjaman tersebut akan disalurkan dalam dua tahap.

  • KOMODITAS GLOBAL : Harga Minyak Terkerek Selama Pertemuan OPEC

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA — Harga minyak merangkak lebih dari 1% seiring dengan upaya anggota organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) untuk menyepakati kebijakan menaikkan produksi guna mengompensasi kekurangan produksi di tengah mulai menggeliatnya permintaan.

  • OPINI : Aquaculture & Revolusi Agribisnis Indonesia

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    Melalui pengembangan ekonomi aquaculture, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa didorong hingga double digit, 12% per tahun hingga 3 dekade seperti Jerman, Jepang, Taiwan, Korea dan China, sehingga utang-utang pemerintah dalam bentuk devisa bisa segera dilunasi.

  • EKSEKUTIF : Bekerja Tak Sekadar Mengisi Rekening

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    Jiwa sosial sudah tumbuh dari diri Faridha Rahmaningsih, Head CSR & Corporate Communication Departement Adira Insurance sejak duduk di bangku SMA ketika terpilih menjadi ketua OSIS. Ketika perjalanan karir membawanya mengepalai program-program corporate cosial responsibility di sebuah perusahaan asuransi, Faridha bersemangat menyusun strategi.

  • IMPOR KOMODITAS : Waspadai Bawang Bombai Ilegal

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    Kementerian Pertanian menemukan pelanggaran impor bawang bombai berdasarkan temuan lebih dari separuh sampel yang menyalahi peraturan pemerintah.

Load More