Navigasi Bisnis Terpercaya

Sabtu 23 Juni 2018

MEDIA SOSIAL : Machine Learning Dilirik Untuk Promosi Digital

Sholahuddin Al Ayyubi Selasa, 12/09/2017 02:00 WIB
JAKARTA — Pebisnis semakin serius memanfaatkan teknologi machine learning sebagai‎ untuk meningkatkan aktivitas promosi digital.

More From Teknologi Informasi

Berita Terkini Lainnya:


  • KESEHATAN : Penyakit Kardiovaskular Meningkat Akibat Rokok

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    Kepedulian terhadap ancaman akibat konsumsi tembakau di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil studi klinis membuktikan bahwa merokok memicu penyakit kardiovaskular, dan meningkatkan risiko menderita jantung koroner.\n

  • KESEHATAN : Tetap Sehat Saat Begadang Nonton Bola

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    Perhelatan akbar Piala Dunia 2018 yang kali ini digelar di Rusia menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para pencinta sepak bola di seluruh dunia. Perbedaan waktu tidak menyurutkan langkah pencinta sepak bola yang tinggal di Indonesia untuk begadang demi melihat tayangan pertandingan bola pada tengah malam hingga menjelang subuh melalui layar kaca.

  • TANGKAL RADIKALISME KAMPUS : Perlukah Pendataan Media Sosial?

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    Ancaman radikalisme di lingkungan perguruan tinggi membuat gerah pemerintah. Wacana mendata akun media sosial dan nomor telepon seluler mahasiswa hingga dosen mulai digulirkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan. Tujuannya untuk mempermudah pengawasan aktivitas radikalisme di lingkungan kampus.

  • KEADILAN DISABILITAS : Mulai Masalah Hukum Hingga Ekonomi

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA -- Lahir dalam kondisi kekurangan seperti yang dialami oleh kaum difabel tidak mengurangi kesetaraan hak dan kemerdekaan sebagai warga negara. Sayangnya, hingga saat ini para penyandang disabilitas utamanya disabilitas mental di negara anggota Asean termasuk di Indonesia, masih belum mendapatkan perlakuan yang setara.

  • IMPOR KOMODITAS : Waspadai Bawang Bombai Ilegal

    Sabtu, 23 Juni 2018 - 02:00 WIB

    Kementerian Pertanian menemukan pelanggaran impor bawang bombai berdasarkan temuan lebih dari separuh sampel yang menyalahi peraturan pemerintah.

Load More