Navigasi Bisnis Terpercaya

Selasa 17 Juli 2018

Naik Gunung, Naik Pula Cuannya

Eka Chandra Septarini Minggu, 07/01/2018 14:29 WIB
Lihat..., bagus ya pemandangannya\' atau \'5 cm bikin pengen naik gunung deh\' celotehan-celotehan ringan tersebut kerap muncul ketika sedang bersama kerabat atau keluarga. Beragam foto keindahan alam yang muncul di dunia maya ditambah visual apik dari video yang beredar, membuat tren leisure bagi masyarakat kini mulai banyak melirik gunung. Tak ayal, bisnis layanan trip bagi pendaki pemula hingga bisnis persewaan perlengkapan pendakian pun menjadi manis untuk dicicipi.

More From Weekend - Entrepreneurship

Berita Terkini Lainnya:


  • PASAR LCGC : Penjualan Mobil Murah Melambat

    Selasa, 17 Juli 2018 - 02:00 WIB

    Penjualan kendaraan hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) dinilai mulai melambat. Sepanjang paruh pertama tahun ini, pengiriman low cost and green car (LCGC) dari pabrikan ke diler menyusut signifikan. Sedikitnya ada empat faktor penekan kinerja di segmen pasar ini.

  • RECALL MOBIL : Honda Lanjutkan Penggantian Kantong Udara

    Selasa, 17 Juli 2018 - 02:00 WIB

    PT Honda Prospect Motor menargetkan dapat mengganti inflator airbag pada beberapa jenis mobil Honda sebanyak-banyaknya. Saat ini, perusahaan telah mengganti komponen itu pada 294.972 unit atau hampir separuh dari total 591.355 unit unit teridentifikasi masalah.

  • MOBIL KECIL SERBAGUNA : Operator Taksi Pilih LMPV

    Selasa, 17 Juli 2018 - 02:00 WIB

    Pilihan operator taksi terhadap mobil kecil serbaguna untuk peremajaan ataupun pengadaan armada baru, telah ikut mendorong penjualan di segmen low multipurpose vehicle ini sepanjang semester pertama 2018.

  • KESEHATAN UNGGAS : Kementan Cari Payung Hukum Vaksin H9N2

    Selasa, 17 Juli 2018 - 02:00 WIB

    JAKARTA— Kementerian Pertanian tengah mencari payung hukum yang tepat untuk mendistribusikan master seed vaksin H9N2 untuk unggas agar bisa diproduksi secara massal oleh industri.

  • KOMODITAS HORTIKULTURA : Hujan Hambat Panen Cabai

    Selasa, 17 Juli 2018 - 02:00 WIB

    MALANG—Curah hujan yang masih relatif tinggi pada beberapa bulan terakhir menyebabkan terlambatnya panen cabai di sejumlah sentra produsen di Jawa Timur sehingga harga di pasaran melonjak.

Load More