Navigasi Bisnis Terpercaya

Rabu 18 Juli 2018

EDITORIAL : Mengawal Pergerakan Nilai Tukar

Bisnis Indonesia Jum'at, 22/06/2018 02:00 WIB
Mata uang rupiah pada Kamis (21/6), kemarin, ditutup melemah 170 poin atau 1,22% ke posisi Rp14.102 terhadap dolar Amerika Serikat. Ini merupakan level penutupan terlemah dalam kurang lebih 3 pekan terakhir. Sepanjang tahun berjalan, rupiah sudah melemah 3,87%.

More From Editorial

  • EDITORIAL : Mengurai Kompleksitas Transaksi Freeport

    02:00 WIB

    Begitu transaksi divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia diumumkan ke publik pekan lalu, reaksi pro dan kontra langsung menyeruak. Polemik tercipta, ada yang berpijak pada dasar opini kuat, tetapi tak sedikit asal berkomentar kontra.

  • EDITORIAL : Menjaga Surplus Neraca Dagang

    02:00 WIB

    Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (16/7) merilis data kinerja ekspor dan impor Juni. Nilai ekspor Indonesia pada Juni tercatat sebesar US$13 miliar, atau naik 11,47% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Adapun, impor mencapai US$11,26 miliar atau turun 12,66% dibandingkan dengan Juni 2017.

  • EDITORIAL : Butuh Paradigma Baru dalam Aliansi Dagang

    02:00 WIB

    Di tengah kondisi nilai tukar yang melemah, dan saat ini berada di level Rp14.300 per dolar AS, jawaban paling pasti untuk memperkuat dan menjaga stabilitas rupiah adalah memacu kinerja ekspor dan mengurangi sebanyak mungkin impor.

  • EDITORIAL : Menjaga Momentum di Pasar Modal

    02:00 WIB

    Kemarin (12/7), sebanyak tiga perusahaan mencatatkan sahamnya untuk pertama kali diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kehadiran ketiga perusahaan baru tersebut membuat BEI kini diisi 594 saham, meski tak semuanya aktif diperdagangkan.n

Berita Terkini Lainnya:


Load More