Navigasi Bisnis Terpercaya

Rabu 19 September 2018

EDITORIAL : Menanti Ujung Perundingan Freeport

Redaksi Rabu, 04/07/2018 02:00 WIB
Boleh dibilang, negosiasi divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia adalah bagian kisah kolosal dari sebuah pertambangan raksasa di Papua. Perundingan ini tidak saja berlangsung alot, tetapi menguras energi bangsa, baik para pengambil keputusan di Jakarta, ataupun masyarakat asli Papua.

More From Editorial

  • EDITORIAL : Mempersiapkan Freeport Pasca Akuisisi

    02:00 WIB

    Keputusan pemerintah untuk mengubah rezim kontrak karya menja izin usaha pertambangan khusus bisa dipandang sebagai ikhtiar memberikan nilai tambah pengolahan kekayaan alam untuk kepentingan masyarakat. Kemauan Freeport McMoran untuk melepaskan kontrak karya tanpa harus ribut di pengadilan arbitrase internasional adalah sinyal bagus negosiasi.

  • EDITORIAL : Mengembalikan Surplus Neraca Perdagangan

    02:00 WIB

    Neraca perdagangan nasional kembali mencatat defisit pada bulan lalu. Namun, kabar baiknya, defisitnya mengecil, dari US$2,03 miliar pada Juli menjadi US$1,02 miliar pada Agustus.

  • GEJOLAK MATA UANG GARUDA : Bahu-Membahu Menopang Rupiah

    02:00 WIB

    Nilai tukar rupiah yang masih lemah—di mana pada perdagangan Jumat pekan lalu ditutup di posisi Rp14.800 per dolar AS—jelas butuh perhatian khusus. Tidak hanya perhatian khusus dari pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

  • EDITORIAL : Berharap pada Manajemen Baru BUMN

    02:00 WIB

    Perombakan direksi suatu perusahaan di era korporasi modern, boleh jadi merupakan hal yang lumrah dilakukan. Tak hanya di swasta, bongkar pasang direksi di perusahaan milik negara juga hal biasa terjadi.

Berita Terkini Lainnya:


Load More