Rasanya tak perlu ada lagi perdebatan bahwa China-lah—bukan Amerika Serikat atau Eropa—yang dengan US$586 miliar stimulusnya tampil sebagai penyelamat perekonomian global dan terutama Asia dari ancaman resesi yang lebih dalam pada 2008.China-lah,
Untuk melanjutkan membaca, silahkan berlangganan E-Paper Bisnis Indonesia. Sudah berlangganan? Login di sini di sini
Anda juga bisa berlangganan secara korporat dengan jumlah user sesuai kebutuhan dalam satu perusahaan, organisasi/asosiasi atau lembaga pendidikan. Untuk info lebih detail, kontak kami di cs-epaper@bisnis.com
SLANK Rayakan 25 Tahun Clean & Sober Lewat Teater Musikal “Silver Sober – Samber Gledek