Navigasi Bisnis Terpercaya

Rabu 20 Maret 2019

PENGAMANAN PASAR : Wajib SNI Pelumas Tunggu Respons WTO

Annisa Sulistyo Rini Sabtu, 28/04/2018 02:00 WIB
BOGOR — Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib pelumas otomotif paling cepat bakal diterapkan pada Juni 2018.
Untuk melanjutkan membaca, silahkan berlangganan dengan menggunakan BisnisID Berlangganan Sekarang Anda juga bisa berlangganan secara korporat dengan jumlah user sesuai kebutuhan dalam satu perusahaan, organisasi/asosiasi atau lembaga pendidikan. Untuk info lebih detail, kontak kami di cs-epaper@bisnis.com

More From Industri

  • PRODUKSI BAJA : IMIP Akan Dorong Hilirisasi

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) berencana melakukan hilirisasi beberapa produksi di Morowali. Perseroan menilai inisiasi tersebut diperlukan untuk menambah nilai tambah produksi.

  • PRODUK ELEKTRONIK : Penjualan AC Makin Kencang

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA — Permintaan produk pendingin udara atau air conditioner diperkirakan terus meningkat di tahun ini, baik untuk pasar perumahan maupun komersial. Selain penetrasi produk ini masih rendah, suplai listrik juga semakin baik.

  • DAYA SAING INDUSTRI : Pendidikan Vokasi demi SDM Mumpuni

    02:00 WIB

    Ketersediaan sumber daya manusia yang mumpuni menjadi salah satu fondasi penting dalam menyongsong era industri 4.0 yang kini terus diantisipasi pemerintah demi menguatkan daya saing di kancah global. Makin masifnya program pendidikan vokasi menjadi bukti pemerintah tak tinggal diam.

  • UTILISASI INDUSTRI : SNI Pelumas Dipacu

    02:00 WIB

    Bisnis, BOGOR – Kementerian Perindustrian terus memacu penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pelumas untuk meningkatkan daya saing dan utilisasi industri dalam negeri.

Berita Terkini Lainnya:


Load More