Navigasi Bisnis Terpercaya

Jum'at 19 April 2019

MINYAK GORENG GIMNI : Tolak Mandatori Fortifikasi Vitamin A

Pandu Gumilar Jum'at, 20/07/2018 02:00 WIB
Produsen minyak goreng sawit menolak kewajiban fortifikasi atau penambahan Vitamin A pada produknya, karena dianggap sebagai pemborosan bagi devisa serta menimbulkan risiko hukum bagi perusahaan apabila tidak memenuhi batas kandungan yang ditentukan.
Untuk melanjutkan membaca, silahkan berlangganan dengan menggunakan BisnisID Berlangganan Sekarang Anda juga bisa berlangganan secara korporat dengan jumlah user sesuai kebutuhan dalam satu perusahaan, organisasi/asosiasi atau lembaga pendidikan. Untuk info lebih detail, kontak kami di cs-epaper@bisnis.com

More From Industri

  • INDUSTRI SEMEN : Utilitas Pabrik Diyakini Meningkat

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA—Industri semen optimistis utilitas pabrik terus meningkat pasca Pemilu yang berlangsung lancar, setelah penjualan di pasar domestik dan ekspor pada kuartal pertama 2019 tercatat meningkat.

  • INDUSTRI PERTAHANAN : Dahana Akan Pasok Bom Khusus Buat TNI

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA—Kementerian Pertahanan dan PT Dahana (Persero) melakukan penandatangan kontrak pengadaan alat peledak senilai Rp104,73 miliar. Kontrak ini, Dahana menyediakan Bomb P-250 Live untuk proyek pengadaan alutsista dan konstruksi di lingkungan Kementerian Pertahanan atau TNI.

  • INDUSTRI 4.0 : Manufaktur Cukup Siap

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA – Industri pengolahan dinilai cukup siap menerapkan industri 4.0. Hal ini didasarkan pada hasil penilaian mandiri perusahaan manufaktur dengan memakai indeks Indonesia Industry 4.0 Readiness atau INDI 4.0.

  • SOLUSI ANGKUTAN PERDESAAN : AMMDes, Satu Kendaraan Beragam Fungsi

    02:00 WIB

    Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia yang tinggi masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah hingga kini. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), jumlah kematian ibu melahirkan di Indonesia pada 2016 menduduki peringkat kedua terbanyak di kawasan Asia Tenggara.

Berita Terkini Lainnya:


Load More