Navigasi Bisnis Terpercaya

Kamis 27 Juni 2019

PAJAK BARANG IMPOR : Kebijakan Rawan Dijadikan Objek Sengketa di WTO

Andry Winanto Sabtu, 25/08/2018 02:00 WIB
JAKARTA — Kebijakan penerapan tarif baru terhadap pajak penghasilan atas sejumlah produk impor dan pengenaan bea masuk terhadap barang yang diimpor melalui perdagangan dalam jaringan (e-commerce) rawan menuai kecaman dari negara lain.
Untuk melanjutkan membaca, silahkan berlangganan dengan menggunakan BisnisID Berlangganan Sekarang Anda juga bisa berlangganan secara korporat dengan jumlah user sesuai kebutuhan dalam satu perusahaan, organisasi/asosiasi atau lembaga pendidikan. Untuk info lebih detail, kontak kami di cs-epaper@bisnis.com

More From Industri

  • DAYA SAING INDUSTRI : Beleid TKDN Farmasi Dinanti

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA — Industri farmasi masih menanti aturan terkait dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lantaran beleid ini dinilai bisa mendorong pengembangan industri hulu farmasi di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan bahan baku impor.

  • POTENSI PASAR : Industri Kosmetik Incar Milenial

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA – Industri kosmetik di dalam negeri bakal menyasar segmen milenial pada tahun ini. Salah satu caranya dengan menghadirkan produk yang sesuai dengan preferensi generasi ini.

  • PASOKAN BAHAN BAKU : Mewaspadai Bom Waktu Industri Kain

    02:00 WIB

    Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) berkontribusi besar bagi pertumbuhan perekonomian nasional lantaran jumlah tenaga kerja dan nilai tambah yang dihasilkan tergolong tinggi. Namun, banyaknya masalah internal membuat industri TPT nasional belum mampu swadaya, bahkan ketergantungan dengan pasokan asing.

  • INOVASI BISNIS : Industri Hilir Karet Terhambat

    02:00 WIB

    Bisnis, JAKARTA – Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) menyatakan para pemangku kepentingan industri hilir karet belum serius dalam mengembangkan penggunaan karet. Pasalnya, penelitian dan inovasi terkait penggunaan karet masih rendah.

Berita Terkini Lainnya:


Load More
Top