KEBJAKAN PEMPROV DKI JAKARTA : Kontroversi Baru Reklamasi

Muhamad Karim, Direktur Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim/ Dosen Universitas Trilogi Jakarta | Kamis, 27/06/2019 02:00 WIB
Reklamasi teluk Jakarta kini memasuki babak baru. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melahirkan terminologi baru mengganti ‘reklamasi’ menjadi ‘bagian pantai dan lahan kategori daratan’. Terminologi ini bakal menimbulkan konsekuensi hukum. Terkesan pemerintah DKI hendak mereduksi proyek reklamasi dengan terminologi lain agar tetap berlanjut.
Pilih tipe langganan yang cocok untuk Anda.

Digital Basic

  • Digital Basic
    1 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 150.000
    Pilih
  • Digital Basic
    3 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 400.000
    Pilih
  • Digital Basic
    6 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 800.000
    Pilih
  • Digital Basic
    12 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 1.400.000
    Pilih


Digital Deluxe

Gratis
Voucher Reksadana INVISEE IDR 100.000
  • Digital Deluxe
    1 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 250.000
    Pilih
  • Digital Deluxe
    3 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 750.000
    Pilih
  • Digital Deluxe
    6 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 1.400.000
    Pilih
  • Digital Deluxe
    12 Bulan
    • Paper Teks
    • E-Paper PDF
    • E-Paper App
    IDR 2.400.000
    Pilih
Anda juga bisa berlangganan secara korporat dengan jumlah user sesuai kebutuhan dalam satu perusahaan, organisasi/asosiasi atau lembaga pendidikan. Untuk info lebih detail, kontak kami di cs-epaper@bisnis.com
Top