Reni Lestari & Sri Mas Sari Rabu, 23/09/2020 02:00 WIB
Singapura dan Hong Kong menjadi tujuan terbesar transaksi yang mencurigakan di Asia meskipun hanya sebagian kecil dari total aliran dana gelap US$2 triliun yang diungkap dalam laporan.
Untuk melanjutkan membaca, silahkan berlangganan E-Paper Bisnis Indonesia. Sudah berlangganan? Login di sini di sini
Pilih tipe langganan yang cocok untuk Anda.
Digital Deluxe
Anda juga bisa berlangganan secara korporat dengan jumlah user sesuai kebutuhan dalam satu perusahaan, organisasi/asosiasi atau lembaga pendidikan. Untuk info lebih detail, kontak kami di [email protected]
MUFFEST+ 2025 Ajang Industri Fesyen Muslim Indonesia