Dalam teori Black Swan yang dipopulerkan oleh Nassim Nicholas Taleb, dunia sering kali diubah oleh peristiwa langka yang tak terduga, berdampak masif, dan baru dianggap “logis” setelah terjadi. Memasuki 2026, Indonesia berada pada posisi di mana stabilitas 2025 yang tumbuh di kisaran 5,01%—5,12% menjadi modal penting. Pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan yang optimistis dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026 sebesar 5,2%—5,8%. \n