Navigasi Bisnis Terpercaya

Minggu 17 Desember 2017
KORUPSI PROYEK KTP-EL

Terbukti Menerima, Tapi Tidak Ditahan

John Andhi Oktaveri Jum'at, 17/03/2017 10:05 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi semestinya melakukan langkah penindakan hukum berupa penahanan terhadap 14 orang yang diduga telah mengembalikan uang terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-El.

More From Varia

Berita Terkini Lainnya:


  • PROGRAM OK-OCE : Tidak Berikan Modal Usaha

    Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:10 WIB

    JAKARTA Program OK-OCE tidak menjanjikan usaha modal usaha tetapi hanyalah menjembatani proses proses permodalan dari lembaga pembiayaan, perbankan, lembaga keuangan mikro, dan lembaga keuangan syariah.n

  • OPINI: Perempuan, Bisnis, dan Politik

    Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:00 WIB

    Perjuangan kaum perempuan di banyak bagian dunia hingga kini masih menghadapi banyak kendala. Saat pertemuan perempuan sedunia atau WAW! 2017 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang, belum lama ini, misalnya, para peserta menagih komitmen negara dan dunia usaha untuk menghapuskan kebijakan yang menimbulkan kesenjangan gender.

  • PERBAIKAN CITRA PARTAI GOLKAR: Kader Bermasalah Harus Dipisahkan

    Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:00 WIB

    Untuk melakukan perubahan di tubuh Golkar, Ketua Umum Airlangga Hartarto harus mengotakkan kader-kader bermasalah agar tidak menginfeksi partai secara keseluruhan

  • Dilema Pernikahan Sesama Rekan Kerja

    Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:00 WIB

    Keputusan Mahkamah Konstitusi yang dibacakan pada Kamis (14/12) membatalkan hak korporasi melarang dua insan pekerja dalam satu perusahaan terikat dalam perkawinan seperti pisau bermata dua. Ini menjadi kabar baik bagi karyawan yang terlibat cinta lokasi, tetapi juga membuat pemberi kerja serba salah.

  • UNIT USAHA SYARIAH : Premi Asuransi Bintang Tertekan

    Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:00 WIB

    JAKARTAPenurunan kontribusi atau pendapatan premi lini bisnis asuransi kesehatan berdampak terhadap lesunya performa bisnis asuransi syariah PT Asuransi Bintang Tbk.

Load More