Pasar modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja sangat baik, di mana IHSG naik 22% (atau 27% bila termasuk dividen), didukung oleh performa positif saham berkapitalisasi menengah dan kecil, sektor logam, komoditas, telekomunikasi, konsumer, serta perusahaan konglomerasi.